alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh, 300 Orang di Kabupaten Tangerang Masih Positif Corona

Husna Rahmayunita Sabtu, 02 Januari 2021 | 19:04 WIB

Duh, 300 Orang di Kabupaten Tangerang Masih Positif Corona
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Ruangan isolasi di RS masih penuh.

SuaraBanten.id - Angka positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang telah menembus total 5 ribu kasus, pada Sabtu (2/1/2021).

Kondisi itu diperparah dengan ruangan isolasi di setiap rumah sakit (RS) masih penuh. 

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmidzi membenarkan kondisi tersebut. 

Hendra menyatakan, kasus Covid-19 totalnya sudah 5 ribuan kasus. Namun, dia menyebut, ruangan isolasi di RS masih penuh.

Baca Juga: Laka Lantas di Kabupaten Tangerang: Banyak Pelanggaran pada 2020

"Kasus Covid-19 totalnya saat ini 5 ribuan. Kemudian kondisi RS kita masih penuh, termasuk rumah singgah Covid-19 Hotel Yasmin, Kecamatan Curug," ujarnya dihubungi Suara.com, Sabtu (2/1/2021).

Kendati demikian, Hendra merinci, jumlah pasien yang masih terinfeksi virus Corona hanya terdapat sekitar 300 orang. Selebihnya terdapat pasien yang sudah sembuh. 

Melansir data situs covid19.tangerangkab.go.id, Sabtu (2/1/2021), jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 totalnya 5.126 orang.  Sementara, pasien yang sembuh sebanyak 4.722 orang. 

Ilustrasi Covid-19 (Foto: Antara)
Ilustrasi Covid-19 (Foto: Antara)

"Pasien yang aktif atau masih ada penyakit di badannya virus Covid-19 itu ada sekitar 300 orang saat ini. (Mereka) berasal dari klaster perkantoran dan keluarga," sebutnya. "Jadi sebenarnya belum keliatan adanya peningkatan kasus sejak natal dan tahun baru. Hal itu baru diketahui 10 hari sejak momentum tersebut," sambungnya. 

Yang jelas, dia berharap semoga tidak ada penambahan kasus Covid-19 terbaru di tengah kondisi RS yang sudah penuh dari pasien Corona. 

Baca Juga: Aa Gym Dirawat di RS karena Covid-19, dr Tirta Bantu Bersihkan Rumahnya

"Sejak natal, tahun baru hingga saat ini kita Satgas menjaga untuk orang tidak berkerumun. Hal ini kita cegah supaya tidak ada kenaikan kasus," ungkapnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait