Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Antisipasi Banjir, Mesin Pompa 600 liter/detik di Tangerang Disempurnakan

M Nurhadi Minggu, 11 Oktober 2020 | 15:14 WIB

Antisipasi Banjir, Mesin Pompa 600 liter/detik di Tangerang Disempurnakan
Walikota Arief saat meninjau pompa modifikasi sedotan 600 liter/detik [Antara]

"Masih ada beberapa piranti yang harus dilengkapi," kata Arief.

SuaraBanten.id - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan, mesin pompa dengan kapasitas 600 liter/detik yang merupakan modifikasi dinas PUPR saat ini tengah dipersiapkan guna mengantisipasi bencana banjir.

"Masih ada beberapa piranti yang harus dilengkapi seperti pemasangan roda, mengingat bobot mesin yang berat. Supaya memudahkan saat akan dipergunakan dan dipindahkan," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang, Ahad (11/10/2020).

Hal ini ia sampaikan dalam kesempatan peninjauan langsung uji coba mesin pompa air yang dipersiapkan untuk menanggulangi dampak banjir di sejumlah lokasi rawan banjir yang ada di Kota Tangerang.

Mesin pompa dengan kapasitas 600 liter/detik tersebut merupakan hasil modifikasi yang dilakukan oleh jajaran Dinas PUPR Kota Tangerang.

"Mesin berbahan bakar diesel dan dimodifikasi sehingga kapasitasnya jadi lebih besar. Sekarang dipasang dua pipa berukuran jumbo untuk saluran pembuangan airnya. Tiap pipa kapasitasnya 300 liter/detik, jadi total kapasitas 600 liter/detik," ungkapnya, melansir Antara.

Kekinian, Pemerintah Kota Tangerang juga telah melakukan sejumlah langkah strategis sebagai upaya antisipasi banjir di wilayah Kota Tangerang.

"Rumah pompa dan pompa portable sudah kita siagakan, selain normalisasi sungai dan situ," ujar Wali Kota.

Merujuk pada hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah harus waspada terhadap potensi hujan lebat

Sehingga, BPBD Kota Tangerang telah membentuk Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB) Kota Tangerang yang melibatkan sebagian besar Polres Metro Tangerang Kota, OPD Pemkot Tangerang, BMKG, PMI dan organisasi lainnya.*

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait