Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditemukan Endapan Tsunami Purba Berusia 300 Tahun di Lebak Banten

Pebriansyah Ariefana Senin, 28 September 2020 | 07:20 WIB

Ditemukan Endapan Tsunami Purba Berusia 300 Tahun di Lebak Banten
Lebak, Banten

Bahkan sejak 2008 oleh MaccAfrey mengungkapkan tentang potensi gempa dan tsunami di jalur subduksi selatan Jawa.

SuaraBanten.id - Di sekitar Lebak, Banten ditemukan endapan bekas tsunami purba berusia 300 tahun. Di pesisir selasan Pantai Lebak juga ditemukan sisa batang pohon yang pernah terseret tsunami.

Tsunami tersebut mengendapkan batang-batang kayu di suatu rawa 1,5 kilometer (km) dari garis pantai.

Data itu dipaparkan Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Yulianto.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI memperkuat riset potensi tsunami 20 meter di selatan Pulau Jawa. Eko Yulianto menegaskan tsunami besar akan berulang tiap periode tertentu.

Eko menjelaskan gempa dan tsunami raksasa akan berulang di jalur-jalur tunjaman lempeng.

Tim Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI meneliti tsunami purba sejak 2006 di pantai Lebak, Pangandaran, Cilacap, Kutoarjo, Kulonprogo dan Pacitan. Endapan tsunami berumur 300 tahun ditemukan di sepanjang pantai itu.

Riset tsunami 20 meter dari jurnal Ilmiah Nature (nature.com)
Riset tsunami 20 meter dari jurnal Ilmiah Nature (nature.com)

"Gempa dan tsunami raksasa dari jalur-jalur tunjaman lempeng dipastikan terjadi berulang. Jalur-jalur ini akan tetap menghasilkan gempa dan tsunami raksasa di masa datang. Tiap-tiap jalur memiliki waktu perulangan ratusan hingga ribuan tahun," kata Eko dalam pernyataan persnya.

Sementara itu, di Pangandaran, tsunami itu menghancurkan mangrove. Penelitian di lokasi bandara baru Kulonprogo menemukan pasir yang kaya akan jasad renik penghuni laut dalam, foraminifera dan radiolaria.

Lokasi-lokasi endapan tsunami purba tersebut berada hingga 2,5 km dari garis pantai. Artinya, tsunami merangsek daratan setidaknya sampai 2,5 km.

Jika lempeng di selatan Jawa sepanjang 800 km bergeser, gempa magnitudo 9 dapat terjadi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait