Thoni mengklaim kehadirannya di Pilkada Pandeglang merupakan atas restu dan representatif alim ulama.
"Kami laki-laki yang siap bukan hanya imam di rumah tangga, tetapi siap untuk Pandeglang. Saya dari Sekretariat (PKB) nyetir mobil sendiri ke sini, disamping saya Imat (Miftahul Tamamy). Ini dimaksudkan, ketika kami dilantik tidak ada satupun yang bisa menyetir Thoni dan Imat. Yang menyetir Thoni dan Imat adalah hanya masyarakat Pandeglang. Itu janji kami," tegasnya.
Thoni mengkritik kondisi Pandeglang yang telah berusia 146 tahun belum mengalami kemajuan, mulai dari infrastruktur dasar, infrastruktur jalan pendidikan, kemiskinan dimana-mana.
"Apakah ibu-ibu ikhlas hanya menjadi penonton pembangunan di daerah lain, Thoni dan Imat akan menjadi arsitek pembangunan di Pandeglang. Infrastruktur jalan akan kita utamakan, penyediaan lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan. Saat Thoni -Imat memimpin, ketika ada yang sakit tidak adalagi yang kesulitan fasilitas," ujar pria yang bergelar insinyur itu.
Baca Juga:Libatkan Murid SMP, Deklarasi Irna-Tanto Tak Tertib Protokol Kesehatan
Thoni menggandeng Miftahul Tamamy seorang Politisi PPP. Miftahul Tamamy yang akrab disapa Imat itu mengaku adalah keturunan keturunan kedelapan dari bupati keenam Pandeglang R T. Soera Adiningrat (1898 -1910). Imat menyatakan, Pandeglang adalah kota santri atas perjuangan para ulama-ulama. Maka kehadirannya akan mengembalikan marwah kota santri.
"Orang Jakarta, Jawa Sumatera datang ke Pandeglang hanya untuk menjadi santri di sini. Ketika saya Jadi wakil bupati dan Thoni menjadi bupati saya akan merubah Pandeglang menjadi kota santri Selamat datang di Kabupaten Pandeglang kota santri, bukan kota yang lain,"tambahan.
Pantauan saat deklarasi di villa Cigandarasa, ratusan pendukung nampak semangat mendengarkan orasi politik jagoannya.
Tampak hadir pula ulama karismatik Banten Abuya Muhtadi Cidahu yang membawakan doa untuk pasangan ini. Usai deklarasi politik, keduanya dan partai pengusung langsung daftar ke KPU Pandeglang.
Thoni Imat diusung oleh PKB dan PPP dengan total 11 kursi di DPRD Pandeglang dan juga di dukung empat partai non parlemen diantaranya, PKPI, Hanura, PSI dan Garuda.
Baca Juga:Gerindra Akhirnya Kembali Dukung Irna-Tanto di Pilkada Pandeglang
Thoni -Imat akan berhadapan dengan petahana Irna Narulita - Tanto Warsono Arban yang diusung 9 partai politik dengan total 39 kursi di DPRD. Irna-Tanto sendiri telah mendaftarkan diri ke KPU Pandeglang, pada sabtu kemarin.