Indeks Terpopuler News Lifestyle

Gara-gara Bakso, Juru Parkir Hiburan Malam di Pangkalpinang Tewas Ditusuk

Erick Tanjung Kamis, 03 September 2020 | 22:35 WIB

Gara-gara Bakso, Juru Parkir Hiburan Malam di Pangkalpinang Tewas Ditusuk
ACL (29) pelaku penusukan juru parkir di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Blitung. [Kontributor/Wahyu Kurniawan]

Tersangka berinisial ACL, pemuda 19 tahun diciduk di rumah keluarganya di Kelurahan Gabek, Pangkalpinang.

SuaraBanten.id - Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung menangkap pelaku pembunuhan Regi, 21 tahun seorang juru parkir tempat hiburan malam Xbar. Tersangka berinisial ACL, pemuda 19 tahun diciduk di rumah keluarganya di Kelurahan Gabek, Pangkalpinang pada Rabu (3/9/2020) sekitar 14.30 WIB sore.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah dalam konfrensi pers mengungkapkan, pristiwa tewasnya Regi bermula dari perkelahian antara pelaku dengan dan warga lain berinisial ARS pada Rabu (3/9) dini hari. Saat kejadian korban berupaya untuk melerai, namun malah ditikam oleh pelaku.

"Korban RG sempat dibawa ke rumah sakit RSUD Depati Hamzah, namun selang satu jam menjalani perawatan nyawa korban tak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia," kata Tris Lesmana.

Tris menjelaskan, antara korban dengan dua pelaku perkelahian sudah saling kenal satu sama lain. Perkelahian pelaku, ACL dengan ARS hingga mengakibatkan Regi juru parkir tewas dipicu oleh masalah sepele, yaitu masalah memesan bakso.

"Jadi ada satu kelompok dengan kelompok yang lain di lokasi, namun pada saat pemesanan bakso itu diutamakan kelompok ARS sehinga ACL merasa tersinggung. Disitulah terjadi pertengkaran antara ACL dan ARS ini," terangnya.

Menurut Tris, saat perkelahian ACL dan ARS dibawah pengaruh alkohol. Mereka sebelumnya mengkonsumsi minuman keras jenis arak.

"Kemungkinan ini menjadi pengaruh minuman keras sehingga memancing emosi yang tidak terkendali," ujarnya.

Sementara itu, ACL kepada suara.com mengaku jika dia sempat adu mulut lantaran ARS melontarkan kata-kata kasar kepadanya. Tersinggung dengan kata-kata kasar itu, ACL langsung melabarak.

"Pemicunya soal mulut (perkataan kasar) saja," kata ACL.

Kontributor : Wahyu Kurniawan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait