Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perusahaan Perakitan Philips Cicil Gaji 300-an Buruh karena COVID-19

Pebriansyah Ariefana Senin, 31 Agustus 2020 | 17:05 WIB

Perusahaan Perakitan Philips Cicil Gaji 300-an Buruh karena COVID-19
Ilustasi gaji karyawan. [Shutterstock]

Sebelumnya PT Tridharma Kencana ini didemo para buruhya karena telat bayar gaji.

SuaraBanten.id - Perusahaan PT Tridharma Kencana mengklaim pihaknya sudah mulai membayarkan hak pegawainya dengan cara dicicil setiap pekan. Di mana, sekitar 300-an buruh harian mereka belum menerima gaji selama 3 bulan. Yaitu Juni, Juli dan Agustus.

Sebelumnya PT Tridharma Kencana ini didemo para buruhya karena telat bayar gaji.

Dalam situs resmi perusahaan PT Tridharma Kencana ini merakit berbagai perangkat elektronik seperti ponsel Lenovo, Wiko, Huawei, Motorola dan perangkat jaringan telekomunikasi.

Sementara untuk perangkat elektronik lain, PT Tridharma Kencana ini merakit TV merk terkenal. Di antaranya Panasonik, Philips, Heier, Cooca, dan Konka.

Hanya saja Vactory Manager PT Tridharma Kencana, Pongky menjalaskan perusahaan TDK kini hanya merakit televisi Philips dan handphone NTE. Sedangkan untuk merk lainnya, seperti Heier, Cooca , Konka, Lenovo, Huawei, Motorola dan Wiko, sudah tidak lagi dilakukan.

Terkait merk Panasonic, pihak Pongky mengaku sedari awal tidak pernah merakit peralatan elektronik tersebut.

Perusahaan di Kabupaten Serang, Banten itu mengakui adanya keterlambatan gaji pegawainya selama 3 bulan, dengan alasan covid-19.

"Jadi dengan demo kemarin, demo itu adalah buruh harian lepas, PT TDK yang menuntut pembayaran gaji mereka. Pembayaran gaji ini memang terkendala karena masalah covid kemarin," kata Pongky, melalui sambungan selulernya, Senin (31/8/2020).

Pongky mengaku pembayaran terhadap buruhnya sudah dilakukan sejak Selasa, 25 Agustus 2020 kemarin dan akan dilakukan secara bertahap setiap minggunya.

Pihaknya mengklaim saat kondisi normal, para buruh dibayar hari Kamis dan Jumat setiap pekannya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait