Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Positif Covid-19 di Tangsel Terus Naik, Pemkot Salahkan Warganya Kebablasan

Chandra Iswinarno Sabtu, 29 Agustus 2020 | 04:55 WIB

Positif Covid-19 di Tangsel Terus Naik, Pemkot Salahkan Warganya Kebablasan
[Unsplash/Markus Spiske]

Pemkot Tangsel menerapkan PSBB dengan perpanjangan berkali-kali itu memberikan waktu agar masyarakat beradaptasi.

SuaraBanten.id - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus bertambah. Tercatat, ada penambahan 14 kasus positif pada Jumat (28/8/2020).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, pertambahan kasus positif tersebut akibat masyarakat yang kebablasan di pada penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) perpanjangan ke-9 yang semakin longgar.

"Agustus ini memang dilihat perkembangannya ada kenaikan. Mungkin dengan pelonggaran ini ada persepsi masyarakat yang salah, menganggap Virus Covid-19 sudah tidak ada. Jadi mereka cenderung abai terhadap protokol kesehatan (protokes)," katanya, Jumat (28/8/2020).

Deden menuturkan, Pemkot Tangsel menerapkan PSBB dengan perpanjangan berkali-kali itu memberikan waktu agar masyarakat beradaptasi dengan kebiasaan baru menerapkan protokol kesehatan. 

"Protokol kesehatan itu dulu jadi kewajiban, kebiasaan dan kebutuhan. Harusnya saat ini dengan adanya adaptasi kebiasaan baru jadi kebutuhan masing-masing individu masyarakat. Harusnya begitu," tuturnya.

Tetapi, lanjut Deden, mungkin tidak semua warga peduli terhadap adaptasi kebiasaan baru dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan. 

"Mungkin ada salah persepsi juga, ketika aktivitas dibuka kembali anggapannya sudah tidak ada wabah Virus Covid-19. Kemudian mereka abai terhadap protokol kesehatan."

Berdasarkan data dari website resmi lawancovid19.tangerangselatankota.go.id  jumlah poaitif kasus Covid-19 mencapai 765 kasus.

Sedangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 807 kasus dan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 2.285 orang. 

Deden yang juga menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel itu bilang bahwa, kendala pencegahan Virus Covid-19 adalah soal kesadaran masyarakat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait