Indeks Terpopuler News Lifestyle

Habis Berbagi Nasi Bungkus, Pria Misterius Bunuh Diri Tidur di Rel Kroya

Pebriansyah Ariefana Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:42 WIB

Habis Berbagi Nasi Bungkus, Pria Misterius Bunuh Diri Tidur di Rel Kroya
Seorang pria bunuh diri dengan tidur di atas rel kereta api perlintasan Kroya, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Rabu (12/8/2020) sekitar pukul 07.00 wib. (dok polisi)

Pria tersebut tewas mengenaskan dengan kondisi kepala hancur.

SuaraBanten.id - Seorang lelaki bunuh diri dengan tiduran di rel kereta di perlintasan Kroya, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Rabu (12/8/2020) sekitar pukul 07.00 wib. Sebelum bunuh diri, lelaki itu sempat memberikan nasi bungkus ke penjaga perlintasan.

Pria tersebut tewas mengenaskan dengan kondisi kepala hancur. Penjaga Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Kroya, Muhammad Rusdi menceritakan sebelum kejadian, korban yang diperkirakan berusia 20 tahunan datang dengan menggunakan sepeda motor berjenis Yamaha Vega ZR bernopol A 6431 BS.

Usai memarkirkan motornya di dekat perlintasan kereta, pria itu pun menghampiri dirinya untuk menawarkan sarapan sebungkus nasi.

"Dia beli nasi dua. Kata dia, ini untuk Bapak. Dan saya pun mempersilahkan anak muda itu pun untuk makan (di sini)," ungkapnya.

Namun setelah selesai makan, tutur Rusdi, jika pria yang menurutnya sudah terlihat murung itu pun tiba-tiba langsung berlari ke arah rel saat sebuah Kereta Api dari arah Merak yang akan menuju Stasiun Serang akan melintas.

Melihat hal itu, Rusdi pun coba mengejar untuk menyelamatkan pria tersebut.

Namun naas, pria yang sengaja memposisikan kepalanya bersandar ke atas rel agar terlindas Kereta Api yang melintas itu pun tak mampu terselamatkan.

Pria itu langsung tewas seketika dengan kondisi kepalanya hancur.

"Selesai makan tuh, duduk-duduk. Pas ada kereta, dia ngejar. Saya yang mau nolong ga keburu. Iya langsung meninggal, ancur kepalanya," ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Serang Kota, AKP Gesit Febriatmoko menyampaikan, jika pihaknya belum mengetahui motif korban melakukan bunuh diri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait