Rebutan Pasir Batu di Cilegon, 3 Orang Dibacok, 1 Tewas

Pebriansyah Ariefana
Rebutan Pasir Batu di Cilegon, 3 Orang Dibacok, 1 Tewas
Rekonstrksi pembacokan di Cilegon (Suara.com/Hadi)

Mereka adalah warga Kampung Pangrango Dukuh, Desa Pangarengan, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

SuaraBanten.id - Nasrudin (50) dan 6 temannya membacok Syafrudin (45), Nursidi (37) dan Khaerul Anwar (40) karena rebutan pasir batu ata material sirdam dan limbah tambang di PT. Sumber Gunung Maju (SGM) Bojonegara. Dari aksi pembacokan itu, akhirnya Khaerul Anwar yang tewas.

Mereka adalah warga Kampung Pangrango Dukuh, Desa Pangarengan, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

Kamis (12/3/2020) polisi Polres Cilegon menggelar rekonstruksi aksi pembacokan Nasrudin itu. Tidak hanya Nasrudin, 6 temannya juga ikut. Mereka adalah Safiudin (60), Subedi (53), Ikhsan (48), Hasuni (47), Kamal dan Iwan. Namun dalam kass ini Nasrudin menjadi biang kerok pembacokan itu.

Sebanyak 45 adegan diperagakan ketujuh pelaku pembacokan Syafrudin, Nursidi, dan Khaerul Anwar. Kejadian pembacokan itu pada 17 Februari 2020 lalu.

Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Zamrul Aini mengatakan, reka adegan yang dilakukan ketujuh pelaku yang ditangkap polisi. Rekonnstruksi ini untuk mencocokan keterangan para pelaku.

"Tersangka sudah lengkap, tidak ada DPO. Untuk ancaman hukuman ga semua sama, dipilah-pilah. Untuk tersangka N ini mungkin paling berat, karena perannya paling banyak," ucap Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Zamrul Aini.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam pasal 340 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara, pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara serta pasal 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Kontributor : Sofyan Hadi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS