Hidup Sebatang Kara, Edon Suandi Tewas Membusuk di Gubug Kebun Rambutan

Pebriansyah Ariefana
Hidup Sebatang Kara, Edon Suandi Tewas Membusuk di Gubug Kebun Rambutan
Ilustrasi mayat membusuk. [Istimewa]

Mayat Edon Suandi itu ditemukan oleh warga sekitar Nancang Cilik RT/RW 03/03, Kelurahan Karundang.

SuaraBanten.id - Seorang lelaki 70 tahun, Edon Suandi tewas membusuk di sebuah gubug di Kebun Rabutan di Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa (10/3/2020). Mayatnya terbujur kaku dan menimbulkan bau busuk.

Mayat Edon Suandi itu ditemukan oleh warga sekitar Nancang Cilik RT/RW 03/03, Kelurahan Karundang.

Edon Suandi adalah warga Kadugajah, Pandeglang. Gubug tempat ditemukan mayat Edon Suandi berjarak 500 meter dari pemukiman.

Kanit Reskrim Polsek Cipocok Jaya, Iptu Juandi membenarkan penemuan mayat tersebut, yang mendapatkan laporan dari warga adanya sesosok mayat yang sudah membusuk.

“Kami dapat laporan dari warga, setelah kami cek benar ditemukan mayat yang kondisinya membusuk, kami langsung evakuasi,” kata Iptu Juandi saat olah tempat kejadian perkara, Rabu (11/3/2020).

Menurut laporan warga, mayat pria yang sudah sepuh tersebut hidup sebatang kara, yang tinggal ditempat gubug milik warga setempat. Menurut warga, Edon Suandi merupakan warga Pandeglang.

“Kami tidak menemukan identitas, maupun benda mencurigakan di lokasi kejadian, menurut warga mayat pria ini warga Pandeglang,” ungkapnya.

Mayat pun sudah dievakuasi ke RSDP Serang untuk di autopsi, sementara tidak ditemukan ditubuh mayat tanda tanda kekerasan benda tumpul maupun benda tajam.”Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, dugaan sementara karena sudah sepuh, mungkin karena penyakit,” tegasnya.

Menurut Juandi, hasil forensik RSDP Dr Drajat Prawiranegara Serang diketahui pria tua tersebut meninggal sudah sepuluh hari, dan diduga sakit.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS