Kasus DBD di Pandeglang Meningkat, Bupati Irna: Semoga Ini Tidak Menyebar

Bupati Irna mengatakan, Sumur memiliki potensi besar sebagai daerah endemis.

Chandra Iswinarno
Selasa, 14 Januari 2020 | 17:53 WIB
Kasus DBD di Pandeglang Meningkat, Bupati Irna: Semoga Ini Tidak Menyebar
Bupati Pandeglang Irna Narulita. [Suara.com/Saepulloh]

SuaraBanten.id - Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku prihatin dengan terus meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Sumur. Untuk diketahui, saat ini penderita DBD di kecamatan paling ujung Pandeglang sebanyak 56 orang. Ia berharap hal itu tidak terjadi di kecamatan lain di Pandeglang.

Pemkab Pandeglang telah berupaya dalam menangani kasus ini, salah satunya telah memiliki program Kelambu, namun menurutnya, program tersebut belum dilakukan secara merata. Irna mengatakan, Sumur memiliki potensi besar sebagai daerah endemis.

"Ibu prihatin, dalam kondisi seperti ini musibah namanya di luar kebiasaan, dalam keadaan tidak normal dan memang di Sumur potensinya besar di sana. Kita punya program kelambu, mungkin tidak terbagi-bagi di sana dan mudah-mudahan ini tidak menyebar," kata Irna saat dikonfirmasi di pendapa bupati pada Selasa (14/1/2020).

Baca Juga:Sebanyak 12 Orang di Gunung Kidul Terserang DBD, Satu Pasien Meninggal

Bukan hanya program kelambu, Irna juga mengaku Pemkab Pandeglang juga telah memiliki program 3M, yakni menguras, menutup dan mengubur. Kendati begitu, warga diminta untuk menerapkan pola hidup sehat termasuk membasmi jentik-jentik nyamuk.

"Sudah dilakukan upaya, upaya itu harus diapresiasi, siapa sih yang mau kena musibah. Jadi kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan, kalau ada jentik-jentik itu kan berasal dari air yang tergenang, itu sudah ada program 3M," katanya.

Irna mengatakan, penanganan pasien di beberapa puskesmas bisa saling membantu untuk mengantar pasien yang dirujuk. Sedangkan terkait biaya bagi warga tidak mampu, Irna menegaskan, hal itu tanggungjawab pemerintah hingga pulih kembali.

"Kalau biaya. Kita lihat nanti, kalau dia mampu bisa melakukan secara umum, kalau tidak mampu itu kewajiban kami sampai pulih kembali," katanya.

Kendati demikian, Irna masih menunggu informasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan pihak Puskesmas Sumur, jika harus menetap status Kejadian Luar Biasa (KLB). Sebab ia juga belum mendapatkan laporan terkait kasus DBD di Kecamatan lain.

Baca Juga:Awal Tahun, 22 Warga Pandeglang Terjangkit DBD, Satu Meninggal Dunia

"KLB ini kalau sudah mengkhawatirkan, saya tunggu dari kepala Dinas Kesehatan dan kepada Puskesmas, kehati-hatian itu menang perlu terhadap tadi KLB," katanya.

Kontributor : Saepulloh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini