Tertabrak Kereta di Cilegon, Tukang Roti Tewas di Tempat

Dwi Bowo Raharjo
Tertabrak Kereta di Cilegon, Tukang Roti Tewas di Tempat
Petugas mengevakuasi jenazah korban tertabrak kereta. (foto istimewa)

Muhtadi yang hendak menyebrang rel tidak melihat kekanan dan kekiri.

SuaraBanten.id - Polisi berhasil mengungkap identitas korban tewas kecelakaan tertabrak Kereta Merak-Rangkasbitung di Lingkungan Cikuasa Pantai, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Kamis (12/12/2019 kemarin.

Seperti diberitakan bantennews.co.id - jaringan Suara.com, korban dikethaui merupakan tukang roti bernama Muhtadi (39), warga Lingkungan Muncul Jaya RT 002/005, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok, Kota Serang.

Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Seftirian mengatakan peristiwa kecelakaan terjadi saat kereta 491 jurusan Merak-Rangkasbitung dari arah Merak menuju ke Rangkasbitung tepatnya di KM 145+7.

“Tiba-tiba ada pejalan kaki diketahui bernama Muhtadi yang menyebrang, namun tidak melihat kekanan dan kekiri dari arah Merak melintas kereta 491 yang dikemudikan oleh masinis saudara Muh Tarmidi menabrak korban,” ujar Kapolsek melalui siaran tertulis, Kamis (12/12/2019).

Berdasarkan keterangan warga bernama Erik, Muhtadi turun dari mobil suzuki APV dengan Nopol B 1048 TMN untuk mengantarkan roti ke warung milik Eva.

“Ketika mau menyebrang terdengar suara kereta dari arah Merak menuju ke Rangkasbitung, kemudian saudara Erik meneriaki almarhum Muhtadi agar tidak menyebrang, namun korban tetap jalan menyebrang dan terserempet kereta api 491 jurusan Merak-Rangkasbitung,” kata dia.

Korban yang tewas di tempat itu sempat dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) dengan menggunakan mobil ambulance.

“Korban meninggal dunia di tempat,” ungkapnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS