Lima Pelajar Asal Jakarta Tewas Tenggelam di Danau Kawasan Badui

Chandra Iswinarno
Lima Pelajar Asal Jakarta Tewas Tenggelam di Danau Kawasan Badui
Ilustrasi tenggelam. (Pixabay/Suetot)

Lima wisatawan yang meninggal dunia itu merupakan siswa SMP 3 Budaya Jakarta Timur.

Suara.com - Sebanyak lima pelajar asal Jakarta yang sedang berwisata di kawasan Badui dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Danau Gajeboh Kabupaten Lebak, Banten.

"Semua jenazah itu sudah dievakuasi ke puskesmas setempat," kata Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija seperti diberitakan Antara di Lebak, Jumat (25/10/2019).

Lima wisatawan yang meninggal dunia itu merupakan siswa SMP 3 Budaya Jakarta Timur. Peristiwa lima siswa yang berenang itu, sebelumnya dilarang oleh masyarakat Badui, karena bisa menimbulkan kecelakaan sebab mereka berenang saat terik matahari, dan menurut kepercayaan masyarakat Badui "tengange" atau jangan dilanggar.

Namun, siswa itu tidak mengindahkan larangan tersebut hingga tenggelam. Diperkirakan danau itu dengan tinggi permukaan air mencapai lima meter.

"Kami selalu mengimbau agar wisatawan tidak berenang di Gajeboh pada terik matahari, karena rawan mengalami kecelakaan," kata Jaro Saija.

Camat Leuwidamar Agus Sukanta mengatakan lima siswa yang tenggelam itu dibawa ke RSUD Adjidarmo, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Lima korban meninggal dunia itu adalah Malvin Reizen Alvino, Moses Imanuel Baskoro, Sahrul Ramadhan, Paskaleo Anesho Telaumbanua dan Christiano Arthur Immanuel. Kelimanya tenggelam saat berenang di lokasi.

"Kasus kecelakaan tenggelam itu kini ditangani kepolisian setempat," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan pihaknya melakukan evakuasi melalui relawan yang ada di desa untuk mengangkat kelima jenazah di danau itu.

"Kami melaksanakan evakuasi begitu lancar dan ditemukan kelima mayat itu," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS