Polisi: Gadis Korban Pencabulan Ayah Kandung di Lebak Hamil 5 Bulan

Bangun Santoso
Polisi: Gadis Korban Pencabulan Ayah Kandung di Lebak Hamil 5 Bulan
Ilustrasi korban dugaan pencabulan dan perdagangan manusia di Batam (Foto: Batamnews)

Polisi menyebut SMN alias Maong, ayah pelaku pencabulan di Lebak sudah melarikan diri

Suara.com - Ulah SMN alias Maong, warga Kampung Bojong Serang, Desa Harjawana, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten benar-benar membuat geram tetangganya. Ulahnya mencabuli anak gadis yang belakangan adalah anak kandungnya terbongkar.

Mirisnya lagi, akibat ulah bejat SMN itu, anak gadisnya yang berinsial HR (20) kini hamil 5 bulan. Hal itu diakui oleh paman korban saat memberikan keterangan kepada polisi. Dan diketahui juga, korban pencabulan SMN itu hanya satu orang (sebelumnya diberitakan korban ada dua orang).

Kanit Reskrim Polsek Bojongmanik, Aipda Khaerul Anwar mengatakan telah berkunjung ke kediaman korban dan pelaku. Namun polisi tidak berhasil menemukan baik pelaku maupun korban.

Namun kasus itu dibenarkan oleh sang paman korban yakni Saikam (50) yang ditemui oleh polisi.

"Saat ini korban hamil dengan usia kandungan lima bulan. Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi melapor kepada ketua RW setempat. Kemudian ketua RW melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Bojongmanik," kata Khaerul seperti dilansir Bantenhits, Senin (1/7/2019).

Khaerul mengungkapkan berdasarkan informasi dari saksi, bahwa HR sudah tidak lagi tinggal di Desa Harjawana. Dia diungsikan oleh keluarga ke rumah kakak korban di daerah Jakarta Utara. Sementara pelaku yang juga ayahnya sendiri sudah melarikan diri.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS