facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Depresi Gagal Nikah, Pria Berbadan Tegap Nekat Gantung Diri di Kontrakan

Agung Sandy Lesmana Jum'at, 31 Mei 2019 | 10:38 WIB

Depresi Gagal Nikah, Pria Berbadan Tegap Nekat Gantung Diri di Kontrakan
Ilustrasi. (Beritajatim.com)

Hambali mengaku, mendapat laporan dari keponakannya, Fajrin yang menyebut bahwa kontrakan korban terkunci dan tercium bau bangkai yang menyengat.

SuaraBanten.id - Seorang pria berinisial OW (35) nekat gantung diri di sebuah kontrakan di Kampung Bangun Lor RT 2, RW 1 Desa Cadasari, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis, (30/5/2019) kemarin.

Informasi yang dihimpun, pria berperawakan tegap itu nekat mengakhiri hidupnya, karena diduga gagal menikah. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Hambali (47) dan Panut Handayani (45) yang sudah dalam keadaan tergantung.

Hambali mengaku, mendapat laporan dari keponakannya, Fajrin yang menyebut bahwa kontrakan korban terkunci dan tercium bau bangkai yang menyengat.

Kemudian dia bersama Panut membuka paksa pintu kontrakan korban. Melihat korban sudah tidak bernyawa, dirinya kemudian melaporkan kejadian itu ke petugas kepolisian.

Baca Juga: Tak Tahan Dibully Rekan Kerja, Dokter Muda Gantung Diri di Rumah Sakit

“Saat itu ditemukan bahwa korban sudah meninggal dengan cara gantung diri,” katanya seperti dikutip Bantenhits.com--jaringan Suara.com, Jumat (31/5/2019).

Menurut Hambali, seharusnya pada hari Selasa, atau tepatnya Rabu (28/5/2019) malam, korban melangsungkan pernikahan namun urung dilakukan.

“Diduga korban melakukan gantung diri karena gagal menikah dengan pasangannya,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Deddy Hermawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kini kasus tersebut sedang dilakukan penyelidikan. Deddy mengaku sudah memeriksa sejumlah saksi dan memasang garis polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Barang bukti yang kami amankan meliputi 1 buah tali tambang warna kuning dengan ukuran sekitar 5 meter, 1 buah bangku plastik warna merah, dan 1 buah telepon genggam,” sebutnya.

Baca Juga: Dalam Sehari, 2 Orang Tewas Gantung Diri di Blitar

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait