Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Al-Mubarok

Dwi Bowo Raharjo
Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Al-Mubarok
Ilustrasi pelecehan seksual. (Shutterstock)

Santriwati itu sebelumnya mengalami pelecehan seksual di kamarnya sendiri pada Kamis (4/4/2019) lalu.

Suara.com - Polres Serang Kota telah menerima laporan dugaan pelecehan seksual yang di alami oleh Bunga, bukan nama sebenarnya. Bunga merupakan santriwati berusia 15 tahun di pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mubarok, Kota Serang, Banten.

"Benar, kami sudah terima laporan tersebut," kata Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira, Selasa (09/04/2019).

Ivan menerangkan, pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual tersebut, dengan memeriksa sejumlah saksi. Santriwati itu mengalami pelecehan seksual di kamarnya sendiri pada Kamis (4/4/2019) lalu.

Selain itu pihak kepolisian juga akan mengecek beberapa  CCTV yang kemungkinan merekam aksi dugaan pencabulan di Ponpes Al-Mubarok yang berlokasi di pusat Ibu Kota Provinsi Banten.

"saat ini telah ditangani oleh penyidik," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, orang tua Bunga berinisial G, bercerita kalau putrinya mengalami pelecehan seksual pada Kamis 4 April 2019 malam, di Ponpes Al-Mubarok.

Saat itu, Bunga merasa kemaluannya dipegang oleh tangan seseorang yang masuk dari jendela. Karena kaget, Bunga tidak sempat melihat wajah pelaku terduga orang yang melakukan pelecehan kepada dirinya.

"Anak saya langsung membangunkan temannya dan bilang kalau ada seseorang yang memasukan tangannya dari jendela," kata G, orangtua korban, saat ditemui di Kota Serang, Banten.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS