- Sekelompok oknum suporter menyerang basecamp Viking Kragilan, Serang, saat acara syukuran kemenangan Persib pada Minggu malam, 7 Juni 2026.
- Penyerangan terjadi akibat provokasi pencopotan bendera yang menyebabkan dua anggota Viking terluka serta jatuhnya korban anak-anak di lokasi.
- Pihak Viking telah melaporkan kejadian ini ke Polda Banten, yang kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap para pelaku.
SuaraBanten.id - Persaingan sepak bola Indonesia kembali dinodai oleh aksi kekerasan di luar lapangan. Sebuah video viral menunjukkan aksi penyerangan sekelompok oknum suporter terhadap pangkalan (basecamp) Viking Korwil Kragilan di Kabupaten Serang, Banten, Minggu malam (7/6/2026).
Insiden ini memicu kecaman luas karena tidak hanya menyasar anggota suporter, tetapi juga melukai warga sipil dan anak-anak.
Berikut adalah 6 fakta penting terkait kronologi dan dampak penyerangan tersebut:
1. Terjadi di Tengah Momen Syukuran "Three-Peat" Persib
Penyerangan pecah sekitar pukul 00.00 WIB saat anggota Viking Kragilan tengah merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Acara silaturahmi yang awalnya berlangsung damai dengan agenda doa dan makan bersama (bacakan) mendadak berubah menjadi mencekam.
2. Penyerang Diduga Rombongan Oknum "The Jak"
Menurut Ketua Viking Serang Banten, Ogi Pratama, pelaku penyerangan berjumlah lebih dari 20 unit motor.
Berdasarkan atribut yang dikenakan dan pengamatan di lokasi, para pelaku diduga merupakan oknum The Jakmania Kabupaten Serang. Ogi bahkan menyebut salah satu pimpinan rombongan tersebut berinisial R.
3. Dipicu Provokasi Pencopotan Bendera
Baca Juga: Viral Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang, 2 Orang Luka dan Balita Terinjak
Aksi anarkis bermula ketika rombongan oknum tersebut berhenti di depan basecamp dan mencoba mencopot paksa bendera Viking yang terpasang di depan rumah.
Ketika anggota Viking mencoba mempertahankan atribut klubnya, kelompok penyerang langsung melakukan tindakan kekerasan menggunakan kayu, balok, helm, hingga lemparan batu.
4. Dua Anggota Luka-Luka dan Balita Terinjak
Kericuhan ini mengakibatkan dua anggota Viking mengalami luka fisik yang cukup serius, yakni sobek pada bagian bibir dan memar di pelipis. Namun, yang paling memilukan adalah jatuhnya korban anak-anak.
Seorang balita berusia 2 tahun dilaporkan terjatuh dan terinjak-injak di tengah kekacauan, sementara seorang anak berusia 7 tahun mengalami trauma psikologis hebat.
5. Korban Langsung Jalani Visum dan Lapor Polisi
Berita Terkait
-
Viral Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang, 2 Orang Luka dan Balita Terinjak
-
Pengusaha Perempuan di Banten Didorong Optimalkan AI dan Digitalisasi Produk
-
Targetkan 47 Juta Turis di 2026, Pemerintah Malaysia 'Goda' Warga Banten untuk Liburan
-
15 Ton Sampah Diangkat di Sungai Cibanten, Kota Serang Waspada Ancaman Banjir
-
Ahmad Mursidi Aman dari Pencopotan, Pemkab Pandeglang Pakai Alasan Bebas Penahanan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit