- Sekolah Wahana Harapan Tegal Angus dan CSR PIK2 menyelenggarakan kompetisi Minecraft Education dan Mobile Legends saat Hardiknas 2026.
- Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Teluknaga ini melibatkan siswa SD, SMP, hingga SMA dari seluruh wilayah tersebut.
- Kompetisi digital ini bertujuan melatih kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, kerja sama tim, serta sportivitas para peserta didik.
Ia mengaku sempat gugup saat lomba dimulai. Namun, rasa gugup itu berubah menjadi semangat ketika ia mulai memahami tantangan.
“Pas sudah mulai, saya jadi fokus. Rasanya senang karena bisa mencoba sesuatu yang baru,” katanya.
Di sisi lain, Mobile Legends Competition untuk tingkat SMA dan SMK menghadirkan suasana e-sports yang kompetitif.
Para peserta harus menyusun strategi, menjaga komunikasi, dan bekerja sama dengan anggota tim. Mereka juga belajar menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif.
Peserta Mobile Legends, Clarissa Tan, mengatakan kompetisi itu memberinya pengalaman tentang pentingnya menjaga kekompakan.
“Kami harus komunikasi terus. Kalau ada satu teman yang kesulitan, yang lain harus bantu,” kata Clarissa.
Menurut dia, lomba tersebut tidak hanya memberi pengalaman bermain, tetapi juga melatih mental.
“Menang atau kalah tetap ada pelajarannya. Yang penting kami sudah berusaha dan tetap menghargai lawan,” tambahnya.
Kompetisi itu menunjukkan bahwa dunia digital dapat menjadi ruang pembelajaran, selama diarahkan dengan baik.
Baca Juga: Dari Sekolah Roboh hingga Bus Pelajar, ASGPIK 2 Hadirkan Harapan Baru untuk Pendidikan Tangerang
Tim CSR PIK2 membuka kompetisi secara resmi sekaligus menyampaikan komitmen dalam mendukung pendidikan berbasis teknologi.
Dukungan ini menjadi relevan karena siswa saat ini tumbuh bersama perangkat digital. Tantangannya bukan lagi menjauhkan anak dari teknologi, tetapi mengajarkan cara memanfaatkannya secara tepat.
Setelah pembagian ruangan dan persiapan teknis, babak penyisihan hingga semifinal berlangsung hingga menjelang siang.
Peserta tampil serius. Mereka berusaha menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan.
Babak final digelar sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah itu, acara ditutup dengan pengumuman pemenang.
Bagi para siswa, pengalaman tersebut memberi kesan tersendiri. Ada yang pulang membawa kemenangan. Ada pula yang membawa pelajaran tentang kerja keras dan keberanian mencoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator