- Oknum ASN Satpol PP Kota Cilegon berinisial MA ditangkap polisi karena menjadi pengedar narkoba jenis sabu.
- Penangkapan berlangsung di Kelurahan Kebonsari, Cilegon, pada Rabu (8/4/2026) dengan barang bukti 78 paket sabu seberat 50,99 gram.
- Pelaku kini ditahan di Mapolres Cilegon setelah mengaku nekat mengedarkan narkoba demi mendapatkan upah dan konsumsi gratis.
SuaraBanten.id - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, berinisial MA (45), ditangkap oleh kepolisian lantaran diduga terlibat dalam peredaran gelap narkoba jenis sabu.
Penangkapan ini menambah daftar kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan aparatur negara atau ASN di Cilegon.
MA dibekuk oleh petugas di tepi jalan di wilayah Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, pada Rabu (8/4/2026).
Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima informasi mengenai dugaan rencana transaksi narkoba jenis sabu yang akan dilakukan MA di lokasi tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Cilegon, AKP Suryanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Suryanto mengungkapkan bahwa pelaku MA diduga kuat merupakan seorang pengedar narkoba jenis sabu di wilayah hukum Kota Cilegon.
"Iya (pengedar), oknum ASN ya di Satpol PP (Kota Cilegon)," kata Suryanto kepada wartawan pada Jumat (10/4/2026), mengonfirmasi status kepegawaian MA.
Disampaikan Suryanto, dari hasil penggeledahan terhadap MA, ditemukan barang bukti sebanyak 78 paket sabu siap edar dengan berat sekitar 50,99 gram yang disimpan di dalam sebuah papper bag warna merah yang dipegangnya.
"Saat diinterogasi, MA mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang rekannya yang kini DPO sejak Jumat 3 April 2026 lalu," ujarnya.
Dikatakan Suryanto, pelaku MA nekat menjadi pengedar narkoba lantaran tergiur iming-iming untuk bisa mengkonsumsi secara gratis dan bonus uang Rp1 juta bila berhasil menjual habis barang haram tersebut.
Baca Juga: Hujan Batu di Cigudeg: Protes Penutupan Tambang Oleh Dedi Mulyadi Berujung Kericuhan
"MA disuruh sama rekannya yang masih DPO, karena dijanjikan upah Rp1 juta dan dapat menggunakannya tanpa harus membeli jika narkoba jeid sabu itu habis tersebar," ungkap Suryanto.
Saat ini, pelaku MA telah ditahan di Mapolres Cilegon untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia pun dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 609 ayat (2) huruf a undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana diatur dalam undang-undang RI nomor 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana terhadap undang-undang RI nomor 34 tahun 2009 tentang narkotika.
"Saat ini kita masih terus lakukan pengembangan kasus tersebut dan memburu seluruh jaringan yang terlibat di dalamnya," tandas Suryanto.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Hujan Batu di Cigudeg: Protes Penutupan Tambang Oleh Dedi Mulyadi Berujung Kericuhan
-
Ribuan Warga Blokade Jalan Nasional Bogor-Banten dengan Truk, Protes Keras Kebijakan Dedi Mulyadi
-
Alam Menangis, Negara Rugi Rp350 Miliar! Kemenhut Buru Pemodal Tambang Emas Ilegal di Gunung Salak
-
Begini Penjelasan Bareskrim Soal Temuan Lencana Polri di Mobil Kurir 200 Ribu Ekstasi
-
Geruduk Area KNPI! Satpol PP Bogor Robohkan Bangunan Liar, Ternyata Ini Alasannya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger