- Disdukcapil Kabupaten Tangerang mencatat 748 pendatang baru yang pindah domisili selama periode 25 hingga 31 Maret 2026.
- Sebagian besar pendatang berasal dari luar Provinsi Banten, terutama wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat berjumlah 545 orang.
- Pemkab Tangerang tidak melakukan operasi yustisi dan menyambut terbuka pendatang yang ingin mencari kerja di kawasan industri setempat.
SuaraBanten.id - Arus balik Lebaran 2026 tidak hanya membawa kembali warga yang mudik, tetapi juga gelombang pendatang baru ke sejumlah daerah penyangga Ibu Kota.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat adanya lonjakan signifikan pendatang baru yang masuk wilayah tersebut.
Pada periode 25 hingga 31 Maret 2026, sebanyak 748 pendatang baru tercatat masuk ke Kabupaten Tangerang dengan alasan pindah domisili.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Farhanah, mengonfirmasi data ini.
"Tercatat ada 748 warga baru ke Kabupaten Tangerang. Mereka beralasan datang adalah pindah domisili," kata Farhanah.
Ia mengatakan dari total jumlah warga baru yang mengubah status domisili ini berasal dari luar daerah kabupaten/kota hingga provinsi, dimana jumlah terbanyak yang masuk ke wilayah tersebut dari luar Provinsi Banten, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat dengan total 545 orang.
Sementara data pindahan dari kabupaten/kota se-Banten tercatat ada 203 orang masuk sebagai penduduk Kabupaten Tangerang.
"Sebagian besar penduduk yang datang ke Tangerang berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat," tuturnya.
Sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan untuk tahun ini pihaknya tidak mengadakan operasi yustisi untuk mendata identitas para pendatang di wilayahnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tidak akan membatasi kedatangan para pendatang yang akan tinggal dan mencari pekerjaan di wilayahnya tersebut.
"Semua warga negara Indonesia berhak tinggal dan mencari pekerjaan dimanapun di wilayah hukum Indonesia, kami sangat welcome jadi kita tidak akan melakukan operasi semacam itu," katanya.
Ia mengatakan banyaknya Kawasan Industri di Kabupaten Tangerang menjadikan daya tarik bagi para pendatang di seluruh wilayah Indonesia.
Kendati demikian pihaknya mengimbau agar para pendatang baru di Tangerang wajib memiliki skill atau keahlian maupun jaminan tempat tinggal.
"Memang sekarang itu Jabodetabek itu, termasuk Kabupaten Tangerang, menjadi destinasi tujuan para pencari kerja baru dari manapun, dari seluruh Indonesia," kata dia. [Antara].
Baca Juga: Viral! Guru Silat di Serang Dihajar Massa Usai Cabuli 5 Murid di Bawah Umur
Berita Terkait
-
Viral! Guru Silat di Serang Dihajar Massa Usai Cabuli 5 Murid di Bawah Umur
-
ASN Banten Siap-siap! Bus Antar-Jemput Segera Hadir, Tinggal Tunggu Ketuk Palu Gubernur
-
Horor di Balik Pintu Toilet: Cerita Alumni Untirta yang Takut Bertemu Lawan Jenis saat Buang Air
-
Update Kasus Mahasiswa Intip Dosen: Flash Disk Berisi Video Terlarang Diamankan Polda Banten
-
Maling Menangis, Pemilik Tertawa: Mobil Warga Serang Ini Kembali dalam Kondisi Lebih Glowing
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Banten Targetkan Bangun 18 SMA/SMK Baru hingga 2029
-
Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu
-
Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan
-
Ratusan Ribu Warga Banten Terpapar Influenza A, Dinkes: Penularan Cepat
-
BRI Dekatkan Perbankan ke Pelosok, Ini Contoh BRILink Agen yang Jadi Ujung Tombak di Indragiri Hilir