- Sebanyak 54 jemaat POUK Tesalonika melaksanakan ibadah Paskah dan Jumat Agung di Rumah Doa, Tangerang, pada 5 April 2026.
- Pelaksanaan ibadah sempat terkendala permintaan pemerintah setempat untuk pindah lokasi, namun akhirnya tetap berlangsung di Rumah Doa.
- Pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan koramil memastikan ibadah berjalan khidmat serta memberikan rasa aman bagi para jemaat.
SuaraBanten.id - Puluhan jemaat Persekutuan Oikouemene Umat Kristen (POUK) Tesalonika Teluknaga Kabupaten Tangerang menggelar Ibadah Perayaan Paskah 2026 dan Ibadah Jumat Agung di Rumah Doa, Jumat, 5 April 2026. Ibadah itu berlangsung khidmat ditengah gejolak masyarakat.
Sebelumnya, pelaksanaan ibadah Jumat Agung itu sempat terkendala lantaran pihak Pemerintah Kecamatan Teluknaga secara tertulis meminta pelaksanaan ibadah dilaksanakan ibadah di bekas aula Kecamatan Teluknaga yang berada di depan Masjid Al Muhajirin Teluknaga.
Pantauan di lokasi, jemaat sudah mulai berdatangan sejak pukul 08.30 WIB. Lokasi rumah doa sendiri berada di dalam Komplek Mutiara Garuda Teluknaga.
Dari data pelaksana, tercatat ada sekira 54 jemaat yang datang untuk melaksanakan perayaan ibadah paskah dan ibadah Jumat agung.
Sejumlah personil kepolisian dari Polsek Teluknaga dan Polresta Tangerang pun tampak berjaga di depan rumah doa.
Gembala Jemaat Gereja POUK Tesalonika Teluknaga Pendeta Michael Siahaan mengaku, bersyukur karena dapat melaksanakan ibadah Jumat Agung di rumah doa.
Dia menjelaskan alasan mengapa pihaknya bersikukuh untuk tetap melaksanakan ibadah perayaan paskah dan Jumat agung di rumah doa.
"Dalam percakapan Forkopimcam, kita berdialog, kita membutuhkan tempat yang aksesnya baik secara khusus, kita punya jemaat ada yang disabilitas, ada jemaat lansia yang membutuhkan ke kamar mandi itu dekat. Sehingga pilihan kita tiada lain rumah doa kita. Sehingga dalam dialog kemarin kebutuha kita dipenuhi oleh pemerintah," katanya sebelum ibadah agung.
Selain itu, Michael juga tak ingin mengganggu pelaksanaan ibadah Jumat Agung mengganggu pelaksanaan Shalat Jumat yang dilaksanakan umat muslim di masjid yang dekat dengan tempat yag difasilitasi pemerintah.
Baca Juga: Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG
"Jadi kami memang tidak mau mengganggu ke khusyukan umat muslim beribadah. Sehingga kami juga meminta kami untuk kami beribadahnya di rumah doa," ungkap Michael.
Michael menuturkan, pihaknya bersyukur pelaksanaan ibadah Jumat Agung mendapatkan pengamanan dari aparat. Hal itu memberi rasa aman di tengah gejolak yang ada.
"Dari kepolisian dan koramil mereka akan hadir untuk pengamanan, kehadiran mereka membuat kita sedikit lega. Karena hak kita untuk mendekat kepada tuhan dijaga," tuturnya.
Dia berharap, masyarakat di lingkungan sekitar dapat memahami tentang hak-hak pelaksanaan ibadah umat beragama terutama dalam perayaan dan ibadah paskah serta Jumat agung.
"Kami berharap kehadiran pemerintah dan aparat membuat masyarakat memahami hak-hak beribadah daripada jemaat kristen. Secara khusus ini jumat agung yang dirayakan diseluruh dunia. Itu boleh terlaksana dengan baik," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Warga Tangsel Menjerit! Proyek Galian di Pondok Aren Mangkrak Seminggu, Puing Tutup Akses Jalan
-
Aksi Nekat Pria di Ciruas: Teror Pakaian Dalam hingga Kirim Pesan Tak Senonoh ke Rumah Warga
-
Kalah dengan Angin Kencang, Intip Perjuangan Damkar Jinakkan Kebakaran Titik Api di TPA Jatiwaringin
-
Aston Serang Ajak Tamu Jelajahi Japanese Street Food Ditemani Ren & Reina
-
Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi