- DPC Gerindra Kota Cilegon merenovasi dua rumah janda, Syafiah dan Suadah, di Cilegon pada 1 Februari 2026.
- Rumah Syafiah diperbaiki karena tidak layak huni dan tidak memiliki WC selama 25 tahun; renovasi ditanggung penuh Gerindra.
- Rumah Ibu Suadah juga direnovasi karena kondisinya rusak parah dan ia merawat dua anak berkebutuhan khusus.
SuaraBanten.id - Sebuah kisah haru datang dari dua rumah di Lingkungan Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, dan Linkungan Ciore, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Dua rumah janda di Kota Cilegon itu mendapat bantuan renovasi dari DPC Gerindra Kota Cilegon, Minggu 1 Februari 2026.
Penantian panjang janda bernama Syafiah dan Saudah yang tinggal di rumah tidak layak huni akhirnya terjawab. Syafiah tinggal di rumah yang tidak layak huni dan bahkan hidup dikediaman tanpa WC selama 25 tahun terakhir hingga harus menumpang buang air di Terminal Seruni Kota Cilegon.
Sementara Suadah, janda berusia 70 tahun warga yang tinggal di Lingkungan Ciore, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon juga menjadi salah satu yang mendapat bantuan DPC Gerindra Kota Cilegon.
Saat tim DPC Gerindra Cilegon pertama kali melakukan survei, niat awalnya sederhana. Mereka hanya berencana memperbaiki atap rumah Syafiah yang bocor.
Ketua DPC Gerindra, Helldy Agustian mengatakan, kunjungan langsung ke lokasi mengungkap sebuah realitas yang jauh lebih memilukan dari sekedar rumah tidak layak huni.
"Kami mengadakan bedah rumah ini setelah dilakukan survey, bahwa rumah ibu Syafiah ini sering kebanjiran, rumahnya bocor, terus juga enggak punya WC," kata Helldy Agustian.
Fakta bahwa seorang warga di tengah kota industri harus hidup tanpa fasilitas sanitasi dasar selama puluhan tahun menjadi tamparan keras.
"Tadi kita dengar juga rumah ibu itu enggak punya wc, terus sering kebanjiran karena lantainya rendah. Akhirnya kita putuskan untuk menambah perbaikan supaya lebih layak dan aman," jelas politisi Partai Gerindra.
Lebih lanjut, Helldy menyebut bedah rumah merupakan bagian dari instruksi langsung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang ingin memastikan setiap kader di daerah bergerak dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Baca Juga: 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Diambil Sumpah, Ini Daftar Nama dan Jabatanya
Bagi Syafiah, ketiadaan WC bukanlah sekadar ketidaknyamanan, melainkan sebuah perjuangan harian yang merenggut privasi dan martabatnya. Ia menceritakan bagaimana setiap harinya ia harus berjalan ke terminal terdekat hanya untuk buang air.
"Kalau mandi di sini, tapi kalau buang air besar di terminal situ, deket dari rumah. Sekitar 25 tahun gak punya WC," kata Syafiah.
Perjuangannya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak sebenarnya sudah pernah ia coba.
"Alhamdulillah senang sayanya. Sebelumnya pernah mengajukan perbaikan ke pemerintah, tapi sampai sekarang belum juga tak kunjung dilakukan,” ucapnya.
Penantiannya yang tak berujung itu akhirnya terjawab oleh aksi nyata dari partai besutan Prabowo Subianto ini.
Sekretaris DPC Gerindra Cilegon, Hasbi Sidik, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak akan setengah-setengah. Sesuai dengan tagline HUT ke-18 "Kompak, Bergerak, dan Berdampak", mereka berkomitmen untuk menanggung seluruh biaya hingga rumah tersebut benar-benar layak huni.
Berita Terkait
-
14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Diambil Sumpah, Ini Daftar Nama dan Jabatanya
-
DPRD Banten Desak Penelusuran Mendalam Dugaan Kebocoran Tangki PT Vopak
-
Ultimatum Wali Kota Cilegon ke PT Vopak: Pastikan Tak Ada Warga Terdampak
-
Puluhan Warga Sekitar PT Vopak Keluhkan Sesak Nafas, Pusing dan Mual
-
BREAKING NEWS! Tangki Timbun PT Vopak Indonesia Diduga Bocor, Kepulan Gas Oranye Membumbung Tinggi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi