- PT LamiPak Indonesia menyosialisasikan Anugerah Jurnalistik atau AJL 2026 di Serang, Banten, mengawal gizi nasional.
- Ajang ini bertujuan mendorong jurnalis mengawal isu integrasi susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Teknologi kemasan aseptik penting memastikan distribusi susu berkualitas ke wilayah pelosok Indonesia.
SuaraBanten.id - Konsumsi susu nasional warga Indonesia terbilang masih rendah yakni sekira 16,3 kilogram per kapita pertahun. Angka tersebut merupakan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan konsumsi susu di Indonesia jauh di bawah negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Rendahnya angka konsumsi susu Indonesia itu terungkap saat press conference Anugrah Jurnalistik Lamipak 2026 alias AJL 2026 di PT Lamipak yang berada di Cikande, Serang, Banten, Selasa 20 Januari 2026.
Berangkat dari rendahnya konsumsi susu RI, Lamipak menggelar AJL 2026 dan mengajak media turut berperan. Anugrah Jurnalistik Lamipak ini digelar sekaligus mengajak jurnalis mengawal isu pemenuhan gizi secara nasional khususnya integrasi susu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rendahnya konsumsi susu di Indonesia menjadi salah satu hal yang disoroti dalam agenda tersebut. Rendahnya konsumsi susu berpotensi menjadi hambatan bagi Indonesia dalam mencapai target pembangunan jangka panjang.
"Kami mendukung program susu gratis yang disisipkan dalam program MBG. Susu bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen vital untuk memerangi stunting dan meningkatkan kecerdasan kognitif generasi muda," kata Hongbiao Li selaku Direktur Utama PT LamiPak Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Hongbiao Li juga meminta para jurnalis ikut mengawal program MBG agar tepat sasaran dan berdampak baik ke depannya.
"Melalui AJL 2026, kami ingin jurnalis menjadi jembatan informasi untuk mengawal kebijakan ini agar tepat sasaran," imbuhnya.
Sementara itu, Public Relations Manager PT LamiPak Indonesia, Ahmad Rizalmi mengungkapkan, tantangan utama program susu nasional yakni pada distribusi dan penjagaan kualitas nutrisi mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan.
Menurutnya, teknologi kemasan menjadi salah satu faktor penting untuk menjawab persoalan tersebut. Kata dia, logistik di Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki tantangan suhu dan waktu.
Baca Juga: Konsumsi Susu Indonesia Masih Tertinggal, Kemasan Aseptik Jadi Kunci Distribusi MBG Hingga Pelosok
"Kemasan aseptik LamiPak dirancang dengan teknologi perlindungan berlapis yang memastikan nutrisi susu tetap utuh meski didistribusikan ke wilayah pelosok tanpa rantai dingin," ungkapnya di hadapan awak media.
"Kami ingin memastikan bahwa 'Satu Kotak Susu' yang diterima anak-anak di daerah terpencil memiliki kualitas yang sama baiknya dengan di kota besar," imbuh Ahmad Rizalmi.
Ia berharap, AJL 2026 tak hanya jadi ajang kompetisi, namun menjadi ruang diskursus publik terkait isu gizi, distribusi pangan, dan peran teknologi kemasan.
"Kami berharap, melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan bertanggung jawab bisa menyediakan ruang bagi jurnalis untuk mengangkat isu nutrisi, keamanan pangan, dan keberlanjutan secara kontekstual dan faktual sehingga berdampak positif untuk pencapaian Indonesia Emas 2045," paparnya.
Ia menjelaskan, rendahnya konsumsi susu di Indonesia juga dipengaruhi oleh keterbatasan infrastruktur distribusi, khususnya sistem rantai dingin di daerah terpencil.
Karenanya, akses terhadap produk susu yang aman dan berkualitas menjadi tidak merata. Hal tersebut menjadi tantangan yang semakin relevan dengan adanya program MBG yang salah satu menunya susu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Pencari Kerja Jangan Takut Lapor! Andra Soni Bersih-bersih Praktik Pungli Rekrutmen di Banten
-
Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter, BMKG Minta Warga Pesisir Selat Sunda dan Lebak Berhati-hati
-
Nestapa Taman Mangu Indah: Tiap Hujan Teror Banjir, Puluhan Warga Ramai-Ramai Jual Rumah
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026