Jaksa gadungan, Tonny Renaldo Mattan (49), mantan jaksa yang dipecat, diringkus Kejaksaan Agung di Pamulang karena penipuan kasus.
Tonny Mattan ditangkap setelah menipu korban dengan mengaku Asisten Khusus Jaksa Agung, meraup total uang Rp310 juta lebih.
Barang bukti yang diamankan dari pelaku penipuan meliputi uang Rp310 juta, senjata api revolver, seragam jaksa, dan atribut kejaksaan lengkap.
SuaraBanten.id - Jaksa gadungan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tonny Renaldo Mattan (49) diringkus. Uang Rp310 juta dan senjata api revolver yang digunakan lakukan penipuan ikut diamankan.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan Apreza Darul Putra mengatakan, jaksa gadungan itu diamankan oleh Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi bersama Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (SDO) Kejaksaan Agung di Pamulang, Rabu, 12 November 2025.
Apreza mengatakan, Tonny merupakan mantan jaksa dan dipecat tidak hormat pada 2009 karena lakukan penipuan.
"Dia menggunakan atribut asli kejaksaan, mengaku sebagai asisten khusus Jaksa Agung kepada korbannya serta mengaku bisa membantu mengurus kasus kepada korbannya," kata Apreza belum lama ini.
Apreza menuturkan, dari tangan pelaku tim Kejaksaan Agung berhasil mengamankan uang hasil menipu korban dan sepucuk senjata api revolver.
"Dia berhasil menipu seseorang sejumlah Rp310 juta, kami berhasil amankan uangnya, dan yang bersangkutan juga ternyata diketemukan membawa senjata api," tuturnya.
Dari hasil interogasi sementara, lanjut Apreza, mantan Jaksa itu mengaku telah lakukan penipuan mengurus kasus di kejaksaan dua kali. Kali pertama dia meraup uang korban Rp200 juta.
Usai diamankan, Tonny kemudian akan diserahkan ke Polres Tangsel untuk dilaporkan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut tentang tindak pidana umum.
"Baru kami tangkap, kami amankan, untuk kemudian diproses langsung di pihak kepolisian, karena tindak pidana umum adalah pihak Polres," ungkap Apreza.
Baca Juga: Korban Bullying Kritis Dipukul Kursi Sekolah, KPAI Desak Kasus di SMPN 19 Tangsel Wajib Diproses
Dari tangan Jaksa Gadungan itu, juga diamankan barang bukti berupa dua KTP Kabupaten Tangerang, seragam pakaian dinas harian dengan pangkat jaksa bintang satu dan atribut lengkap lainnya, kartu nama kejaksaan agung dan handphone.
Apreza meminta, masyarakat Kota Tangsel agar tidak percaya dengan tawaran jasa kepengurusan kasus di kejaksaan.
"Karena tidak ada kepengurusan kasus di kejaksaan dan penanganan perkara dan proses hukum di kejaksaan tidak bisa diintervensi dari pihak manapun," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Korban Bullying Kritis Dipukul Kursi Sekolah, KPAI Desak Kasus di SMPN 19 Tangsel Wajib Diproses
-
5 Fakta Pilu Kasus Perundungan Siswa SMP di Tangsel: Dipukul Kursi Besi Hingga Saraf Rusak
-
Geger! Siswa SMP di Tangsel Dihantam Kursi Besi Teman Sekelas: Kondisi Kritis, Saraf Halus Rusak
-
Benyamin Davnie Keluarkan Jurus 'Rayuan Maut' ke Pemkab Bogor, Untuk Solusi Atasi Sampah
-
9 Tersangka Penyekapan Tangsel Ditangkap: Benarkah Oknum Polisi Terlibat?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun