-
Berly membantah campur tangan sang kakak, Wagub Banten, dalam pengangkatan dirinya sebagai Kepala Bapenda.
-
Ia mengklaim pengangkatannya wajar karena telah mengabdi 22 tahun sebagai ASN dengan banyak pengalaman.
-
Berly berjanji profesional, fokus pada mitigasi risiko, dan memaksimalkan PAD Banten sebagai amanah.
SuaraBanten.id - Pengangkatan Raden Berly Rizky Natakusumah sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, yang juga merupakan adik kandung Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, memicu pertanyaan publik.
Namun, Raden Berly Rizky Natakusumah dengan tegas membantah adanya campur tangan dari sang kakak dalam proses promosinya.
Menurut Berly, pengangkatan dirinya sebagai Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) adalah karena pengabdiannya sebagai ASN selama 22 tahun dan pengalamannya yang mumpuni, bukan karena faktor kekerabatan.
"Saya pastikan tidak (ada campur tangan Wagub Banten). Kita pastikan dulu bahwa saya ini bekerja dari 22 tahun lalu. Dengan kondisi kami sudah memiliki pengalaman yang banyak sebelum Pak Dimyati juga hadir menjadi Wagub Banten," kata Berly usai dilantik, Senin (3/11/2025).
Berly mengaku, dirinya tidak pernah menyangka akan ditunjuk sebagai kepala OPD. Ia merasakan beban berat yang akan dipikulnya, terutama di jabatan Kepala Bapenda Provinsi Banten yang harus bertanggung jawab menyediakan keuangan yang lebih baik untuk menopang pembangunan daerah.
"Saya tidak menyangka dan saya cukup sedih juga. Karena mengingat penuh dengan beban yang dalam hal ini beban tugas yang berat," ujarnya.
Berly sesumbar, di era kepemimpinannya sebagai Kepala Bapenda, dirinya telah menyiapkan berbagai mitigasi risiko untuk bisa mencegah terjadinya kebocoran-kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten.
"Kami berusaha profesional dalam melaksanakan tugas dan ini merupakan amanah masyarakat Banten yang dalam hal ini ditugaskan oleh Pak Gubernur. Tentu kami akan coba sekuat tenaga untuk memaksimalkan, memastikan bahwa tugas fungsi kami berjalan dengan baik dan menghasilkan pundi-pundi pendapatan yang nanti bermanfaat untuk menjadi sumber pembiayaan bagi masyarakat Banten," tandasnya.
Untuk diketahui, Raden Berly merupakan salah satu dari 23 pejabat eselon II yang dilantik oleh Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang pada Senin (3/11/2025).
Baca Juga: Dimyati Bantah Keras Nepotisme di Balik Promosi Adiknya sebagai Kepala Bapenda Banten
Sebelum dilantik sebagai Kepala Bapenda, Raden Berly sempat menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Banten dan juga sempat menjabat sebagai Plt Kepala Dinas PMD. Rekam jejak ini menunjukkan perjalanan karir yang berjenjang di lingkungan Pemprov Banten.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Dimyati Bantah Keras Nepotisme di Balik Promosi Adiknya sebagai Kepala Bapenda Banten
-
Gebrakan Andra Soni! 23 Pejabat Eselon II Banten Dilantik, Siapa Saja yang Tergeser?
-
Viral, Pegawai Puskesmas di Kota Serang Asyik Senam saat Pasien Antri Pelayanan
-
5 Poin Penting Kasus Dugaan Asusila Brigadir HA Polres Cilegon dengan Mahasiswi
-
Zona Industri Cikande Hijau Kembali: Satgas Nyatakan 22 Pabrik Bebas Radioaktif 100 Persen
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara