-
178 warga Tangerang telah mengubah kolom agama KTP menjadi penghayat kepercayaan dari Januari hingga Juni 2025.
-
Perubahan status ini didukung oleh Putusan Mahkamah Konstitusi dan Peraturan Presiden tentang pencatatan sipil.
-
Syaratnya perlu surat dari organisasi resmi yang diakui, seperti MLKI, lalu diurus di Disdukcapil atau kecamatan.
SuaraBanten.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mencatat adanya pergeseran signifikan dalam data administrasi kependudukan.
Sebanyak 178 warga di wilayah tersebut telah resmi mengubah status kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) mereka menjadi penghayat kepercayaan. Perubahan ini tercatat sejak Januari hingga Juni 2025.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Farhana, mengonfirmasi data tersebut.
"Untuk yang penghayat kepercayaan di data kami itu ada 178 orang di Kabupaten Tangerang," kata Farhana dilansir dari Antara.
Farhana menjelaskan bahwa lonjakan jumlah warga yang mengubah status kolom kepercayaan ini didukung oleh landasan hukum yang kuat.
Salah satunya adalah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 97/PUU-XIV/2016, yang mengakui keberadaan penghayat kepercayaan.
Putusan ini kemudian diperkuat oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, yang secara spesifik mengatur pencantuman penghayat kepercayaan dalam dokumen kependudukan.
Dasar hukum ini memberikan legitimasi bagi para penghayat kepercayaan untuk secara resmi mencantumkan identitas keyakinan mereka dalam KTP, sebuah langkah maju dalam pengakuan keberagaman di Indonesia.
Bagi warga yang ingin mengajukan permohonan perubahan kolom penghayat kepercayaan, Farhana menjelaskan bahwa syarat utamanya adalah harus memiliki surat keterangan dari organisasi resmi yang diakui Kementerian Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenbudristek) yakni Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI).
Baca Juga: Persita Gebrak Super League! Empat Kemenangan Beruntun Bawa Pendekar Cisadane ke Peringkat 2
Organisasi ini menjadi lembaga payung yang menaungi berbagai aliran kepercayaan di Indonesia.
"Untuk syarat lainnya, sama seperti mengurus perubahan dokumen kependudukan lainnya," tukasnya.
Berita Terkait
-
Persita Gebrak Super League! Empat Kemenangan Beruntun Bawa Pendekar Cisadane ke Peringkat 2
-
Debt Collector Jadi Tersangka, Dituduh Lawan Polisi saat Penarikan Kendaraan
-
Momen Horor Pernikahan di Tangsel: Mobil Klasik Pembawa Pengantin Tiba-tiba Jadi Abu
-
Triliunan Rupiah! Segini Biaya Dibutuhkan Tangerang Bangun PSEL
-
Skandal Sampah Banten Guncang Tipikor, Eks Kepala DLH Didakwa Rampok Uang Negara Rp21,6 Miliar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang