- Polda Metro Jaya, menangkap dan menetapkan tersangka debt collector
- Perlawanan oleh tersangka dilakukan ketika polisi sedang melakukan tugas pengamanan penarikan kendaraan
- Anggota debt collector hendak menarik mobil milik warga yang sedang melintas
SuaraBanten.id - Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel), Polda Metro Jaya, menangkap dan menetapkan tersangka.
Terhadap oknum debt collector/penagih utang yang melawan petugas usai melakukan penarikan kendaraan di kawasan Ruko Neo Arcade, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan di Tangerang, mengatakan, bahwa penetapan tersangka ini dilakukan kepada oknum anggota debt collector berinisial L (38).
Dimana ia terbukti telah melakukan dugaan ancaman tindak pidana kepada petugas kepolisian.
"Dari hasil penyelidikan, kami temukan sebuah peristiwa pidana, dan telah kami tetapkan satu tersangka dengan inisial L (38) profesi sebagai debt collector," jelasnya, Minggu 5 Oktober 2025.
Ia menerangkan, berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi, bahwa tindakan tersangka telah memenuhi dua unsur alat bukti dengan melanggar Pasal 335 KUHP, 212 KUHP, dan 216 KUHP.
Dimana, katanya, barangsiapa yang ancaman kekerasan dengan melawan kepada seseorang petugas penegak hukum yang sedang menjalani pekerjaannya secara sah.
"Saat ini, tersangka telah kami lakukan penahanan di Satreskrim Polres Tangerang Selatan. Kami juga sedang melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain atas tindakan tersebut," kata dia.
Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang menambahkan, peristiwa ancaman tindak pidana yang dilakukan oknum debt collector ini terjadi pada Kamis (2/10) lalu.
Baca Juga: Momen Horor Pernikahan di Tangsel: Mobil Klasik Pembawa Pengantin Tiba-tiba Jadi Abu
Dimana, perlawanan oleh tersangka dilakukan ketika polisi sedang melakukan tugas pengamanan penarikan kendaraan.
"Kejadian ini terjadi pada hari Kamis 2 Oktober 2025 sekitar pukul 20.00 WIB, di depan Ruko Neo Arcade, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua," katanya.
Ia menyebut, pada saat kejadian sekelompok pria penagih hutang terlibat adu mulut dengan polisi.
Hal itu bermula saat anggota debt collector hendak menarik mobil milik warga yang sedang melintas dihadang yang kemudian melaporkannya.
"Ketika itu, petugas kepolisian mengimbau agar masalah fiducia itu diselesaikan di Mapolsek terdekat, namun para oknum penagih utang melakukan perlawanan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Jamin Keamanan Jemaat POUK Tesalonika, Bupati Tangerang Siapkan Fasilitas Ibadah yang Layak
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
Ibadah Jumat Agung Terganggu, Satpol PP Tangerang Segel Gedung Yayasan POUK Tesalonika
-
Stafsus Menag Minta Kanwil Kemenag dan FKUB Bantu Tuntaskan Polemik POUK Tesalonika Teluknaga
-
Ini Alasan Satpol-PP Kabupaten Tangerang Segel Bangunan Yayasan Tesalonika Teluknaga Usai Ibadah