SuaraBanten.id - Jalan Tol Tangerang-Merak menjadi saksi bisu sebuah aksi kejahatan brutal yang terencana rapi, layaknya adegan dalam film laga. Sebuah komplotan berisi delapan orang nekat membajak sebuah truk tangki yang memuat 14.000 liter solar.
Dengan menodongkan senjata api, mereka melumpuhkan sopir dan kernet, lalu membawa kabur muatan bernilai ratusan juta rupiah.
Namun, aksi mereka tak bertahan lama. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten bergerak cepat dan berhasil meringkus enam dari delapan pelaku, membongkar tuntas modus operandi perampokan jalanan yang meresahkan ini.
Kejahatan ini bukanlah aksi spontan. Menurut Ditreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, para pelaku telah merancang skenario perampokan ini secara matang di rumah salah satu tersangka di Kabupaten Lebak pada Rabu (23/7/2025).
Sehari setelahnya, pada Kamis (24/7/2025) dini hari, komplotan ini memulai perburuan mereka. Berbekal dua mobil, Daihatsu Terios silver dan Toyota Avanza putih, mereka menyebar dan menunggu mangsa di Rest Area Balaraja, titik strategis untuk memantau kendaraan besar yang melintas.
"Para pelaku ini berangkat menggunakan mobil Daihatsu Terios berwarna silver dan mobil Toyota Avanza berwarna putih menunggu di rest area Balaraja arah Merak. Saat sebuah truk solar melintas, mereka pun melakukan pengejaran dan memepet truk tangki tersebut," ungkap Dian saat konferensi pers di Mapolda Banten, Rabu (5/8/2025).
Saat truk tangki yang menjadi target melintas, kedua mobil pelaku langsung beraksi. Mereka melakukan pengejaran dan dengan cepat memepet truk dari kedua sisi, memaksa lajunya melambat di Jalan Tol Tangerang-Merak KM.75.
Proses penyergapan berlangsung cepat dan brutal. Dian Setyawan membeberkan detik-detik menegangkan itu.
"Jadi saat mobil Terios berwarna putih yang dikemudikan FL ini mengimpit truk tangki, terus pelaku RH (DPO) yang duduk di depan sebelah kiri mengancam sopir dengan senjata api dan meminta sopir berhenti," kata Dian.
Baca Juga: Babak Baru Polda Banten, Brigjen Hengky Resmi Jabat Kapolda, Ini PR Besar yang Menantinya
Begitu truk berhenti, para pelaku langsung keluar dan mengambil alih kendali.
"Lalu, saat truk tangki berhenti, para pelaku ini memaksa sopir dan kernet turun dari mobilnya sambil menodongkan senjata. Kemudian sopir dan kernet dipaksa masuk ke dalam mobil Terios sambil mengikat tangan dan melakban mata dari sopir dan kernet truk tangki," imbuhnya.
Setelah berhasil melumpuhkan sopir dan kernet, salah satu pelaku mengambil alih kemudi truk tangki.
Mereka membawa truk hasil rampasan itu keluar melalui Gerbang Tol Cilegon Timur dan menuju ke sebuah lokasi sepi di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Di sanalah, seorang penadah sudah menunggu. Proses pemindahan 14.000 liter solar berlangsung cepat.
"Jadi para pelaku ini membawa truk tangki keluar Tol Cilegon Timur dan berhenti di daerah Kramatwatu sambil nunggu penadah. Setelah itu mereka memindahkan solar itu ke si penadah. Mereka menjual 14.000 liter solar itu seharga Rp110 juta," ungkap Dian.
Berita Terkait
-
Babak Baru Polda Banten, Brigjen Hengky Resmi Jabat Kapolda, Ini PR Besar yang Menantinya
-
Cerita Tiga Perempuan Banten Melawan Kanker dan Kerasnya Hidup
-
Wali Kota Cilegon Stop Truk yang Melintas di Jalan Protokol di Jam Sibuk
-
Cerita Jembatan di Maja Lebak yang 3 Kali Roboh dan Dibangun Swadaya oleh Warga
-
Penambang Batubara di Lebak Tewas, Bahaya Tambang Ilegal Disorot
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
8 Kesalahan Pengelolaan IT yang Sering Diabaikan Perusahaan
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan