SuaraBanten.id - Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten atau KP3B jadi sirkuit malam. Polisi ciduk 6 pelaku balap liar lengkap dengan joki, pemilik motor, dan uang taruhan. Ini akhir dari keresahan warga Curug, Serang, Banten.
Suara bising knalpot yang memekakkan telinga dan aksi ugal-ugalan balap liar di tengah malam akhirnya terhenti.
Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Jalan Syekh Nawawi Albantani, yang ironisnya seharusnya menjadi pusat ketertiban, telah diubah menjadi arena balap liar oleh sekelompok pemuda.
Namun, aksi yang meresahkan warga itu berakhir setelah Tim Resmob Ditreskrimum Polda Banten melakukan penggerebekan dan menciduk enam pelaku sekaligus pada Sabtu 19 Juli 2025 dini hari.
Operasi senyap yang digelar sekitar pukul 01.00 WIB itu dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang sudah muak dengan aktivitas berbahaya tersebut.
Para pelaku ditangkap saat tengah asyik memacu kendaraan mereka, tanpa peduli keselamatan pengguna jalan lain. Ini bukan hanya soal adu kecepatan, tapi juga soal pertaruhan uang.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, pada Selasa 22 Juli 2025, membenarkan penindakan tegas tersebut.
“Kami menerima laporan dari masyarakat tentang aktivitas balap liar yang marak di kawasan KP3B. Tim segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan enam pelaku beserta barang bukti,” kata Dian dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa 22 Juli 2025.
Bukan Sekadar Balapan, tapi Judi Jalanan
Penangkapan ini berhasil membongkar satu lingkaran kecil yang terlibat dalam satu sesi balap liar, lengkap dari joki hingga pemasang taruhan. Keenam pelaku yang diamankan adalah:
Baca Juga: Lahan Kosong Eks PT Sandratex Rawan Digunakan untuk Balap Liar dan Aktifitas Melanggar Hukum
- ZD (22), warga Padarincang, yang berperan sebagai joki Yamaha Jupiter.
- SH (33), warga Pabuaran, pemilik motor Yamaha Jupiter.
- AA (18), warga Walantaka, pemilik Kawasaki KLX sekaligus pelaku taruhan.
- NF (19), warga Walantaka, pemilik Honda Vario.
- FF (17), warga Pabuaran, pemilik Suzuki Satria F.
- AN (29), warga Walantaka.
Dari tangan mereka, polisi tidak hanya menyita empat unit sepeda motor yang sebagian besar tidak menggunakan pelat nomor—terdiri dari Honda Vario, Yamaha Jupiter, Kawasaki KLX, dan Suzuki Satria F—tetapi juga barang bukti yang menguatkan adanya unsur perjudian.
Polisi menemukan uang tunai taruhan sebesar Rp495.000 dan empat unit handphone yang diduga digunakan untuk komunikasi dan bertaruh.
Kombes Pol Dian menegaskan bahwa para pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 12 UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan, dan Pasal 297 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Ia memberikan peringatan keras bahwa tindakan semacam ini tidak akan ditoleransi.
“Balap liar ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. Kami mengimbau para pemuda agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena adu kecepatan,” tegasnya.
Dian juga memastikan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan patroli untuk memberantas segala bentuk aksi yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di titik-titik rawan seperti KP3B.
Berita Terkait
-
Lahan Kosong Eks PT Sandratex Rawan Digunakan untuk Balap Liar dan Aktifitas Melanggar Hukum
-
17 Remaja di Serang Diamankan Polisi, Diduga Hendak Perang Sarung dan Balap Liar
-
Resah dengan Aksi Balapan Liar, Warga Lebak Minta Polisi Bertindak
-
Resahkan Warga, Balap Liar di Jalan Maulana Hasanudin Lebak Dibubarkan Polisi
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial