SuaraBanten.id - Malang betul nasib Bunga (bukan nama sebenarnya), gadis 9 tahun di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten yang ditinggal sang ibu bekerja di Arab Saudi dicabuli pacar sang ibu yang bernama Haryanto (43).
Bunga dicabuli oleh pacar ibunya dengan diancam tak diurus dan diberi jajan. Diketahui, anak di bawah umur itu setahun terakhir telah dititipkan kepada pelaku lantaran sang ibu bekerja sebagai Tenega Kerja Wanita atau TKW di Arab Saudi.
Bunga dan kakaknya dititipkan kepada pelaku sepeninggal ibunya yang bekerja di Arab Saudi. Mereka tinggal bersama di rumah milik ibu kandung korban.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan, kasus tersebut terungkap lantaran korban mengirimkan pesan suara atau voice note WhatsApp kepada sang nenek dengan suara merintih kesakitan karena telah dicabuli oleh pelaku.
"Setelah mendapat voice note itu, korban pun kemudian dijemput dan dibawa sang nenek ke rumahnya. Di rumah neneknya, korban bercerita telah disetubuhi oleh pelaku," kata Condro mengungkap awal mula perilaku bejat pelaku terungkap, Kamis 3 Juli 2025.
"Saat itu, korban mengaku mendapat ancaman dari pelaku tidak akan diurus dan diberi uang jajan apabila bercerita kepada orang lain, namun korban yang masih polos ini tetap bercerita kepada neneknya karena merasakan sakit," kata Condro menyebut korban tetap menceritakan kejadian pilu yang dialaminya.
Mendapatkan pengakuan dari korban, kata Condro, pihak keluarga pun langsung mendatangi Mapolres Serang untuk melaporkan perbuatan pelaku Heryanto dengan membawa alat bukti dan barang bukti.
Lanjut Condro, pelaku Heryanto langsung ditangkap oleh personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Serang di sebuah warung bakso di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang pada Selasa 1 Juli 2025 malam.
"Pelaku diamankan saat sedang bekerja di warung bakso beberapa saat setelah keluarga korban laporan. Sore laporan, malamnya kita tangkap pelaku," ujar Condro menjelaskan proses penangkapan pelaku pencabulan itu.
Baca Juga: Jurus Jitu Petani Serang: Terapkan Demplot, Panen Padi Auto Melimpah
Dalam pemeriksaan, disampaikan Condro, pelaku mengakui telah mencabuli korban sebanyak 1 kali lantaran terdorong birahi usai melihat kemolekan tubuh korban yang masih belia tersebut.
"Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka, dia mengaku telah mencabuli korban dengan alasan tidak kuat menahan nafsu. Dan pada saat kejadian itu rumah dalam keadaan sepi, hanya ada pelaku dan korban, sedangkan kakak korban tidak sedang berada di rumah," ujarnya.
Dari hasil keterangan yang diterima, Condro mengungkapkan, selama ini korban dan kakaknya terpaksa dititipkan oleh ibu kandungnya kepada pelaku lantaran hubungan dengan keluarga besarnya sedang tidak baik-baik saja.
Meski begitu, lanjut Condro, korban dan kakaknya kerap berkunjung ke rumah sang nenek dan kerabat lainnya untuk sekedar main dan silaturahmi.
"Jadi korban dan kakaknya ini dititipkan ke pelaku karena informasi dari pelaku ini, hubungan ibu korban dengan keluarga besarnya tidak harmonis. Tapi kedua anak ini masih suka main ke rumah neneknya sewaktu-waktu," ucapnya.
Saat ini, pelaku Haryanto telah mendekam di ruang tahanan Mapolres Serang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia pun dijerat pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) jo pasal 82 ayat (1) undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
-
Jurus Jitu Petani Serang: Terapkan Demplot, Panen Padi Auto Melimpah
-
Aksi Massa di Serang: Tolak Penggusuran, Warga Bakar Kaos Kampanye Budi Rustandi-Nur Agus Aulia
-
Pembelaan Tiga Terdakwa Kasus Pembakaran Kandang Ayam Ditolak Hakim
-
Budi Prajogo Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Banten, Buntut Memo Titip Siswa di SPMB 2025
-
Tiga Terdakwa Pembakaran Kandang Ayam di Padarincang Divonis 1 Tahun Penjara
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?
-
Ribuan Sopir Angkot Blokade Jalur Serang - Merak, Akses Industri Lumpuh Total
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang
-
Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28