SuaraBanten.id - Seorang perempuan asal Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten berinisial N (34) menjadi korban penipuan seorang pria yang dikenalnya melalui aplikasi kencan.
Perempuan asal Pamarayan itu menjadi korban penipuan seorang pria yang dikenalnya secara daring lewat aplikasi kencan 'OMI'. Ia terbuai rayuan pria yang baru saja dikenal melalui aplikasi kencan OMI.
Pertemuan singkat usai percakapan melalui aplikasi kencan itu pun berujung pada raibnya satu unit sepeda motor milik korban.
Korban penipuan yang dilakukan pria yang dikenal melalui aplikasi kencan, N mengatakan, peristiwa itu berawal saat dirinya diajak bertemu oleh pelaku di kawasan tambak, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
"Awalnya saya pikir sekalian saja karena juga mau antar makanan, jadi kami janjian ketemuan," ujarnya N pasca membuat laporan di Polsek Cikande dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa 10 Juni 2025.
Kata N, awalnya ia mengenal pelaku dengan sebutan 'Rendy' nama tersebut diakui pelaku merupakan namanya. Sementara, untuk di aplikasi OMI pria itu menggunakan nama 'Andy Rasya' di WhatsApp.
Pelaku sempat mengajak korban makan di sebuah kafe pinggir sawah. Saetibanya waktu sholat magrib, N meninggalkan pria tersebut sejenak untuk melaksanakan salat.
Namun naas, saat kembali motor Honda Scoopy miliknya beserta si pria sudah tak terlihat lagi di tempat kencannya tersebut.
"Saya kaget, karena itu baru hari pertama ketemu. Dia bilang orang Carenang. Tapi sekarang nomor WA-nya juga sudah nggak bisa dihubungi," kata N.
Atas kejadian itu, perempuan asal Pamarayan itu langsung melaporkannya ke kepolisian setempat. Pihak kepolisian Polsek Cikande menyatakan kasus ini sedang dalam penyelidikan.
Baca Juga: Modus Buang 'Aura Kotor' Dukun Cabul di Serang Gagahi Korban di Cipocok Jaya
N berharap motornya bisa segera ditemukan dan pelaku cepat tertangkap. Namun lebih dari itu, ia menyampaikan pesan kepada perempuan lain agar lebih waspada dalam menggunakan aplikasi perjodohan daring.
"Cukup saya yang jadi korban. Jangan mudah percaya sama orang yang baru dikenal lewat medsos. Semoga ini bisa jadi pelajaran," tpesannya pada para perempuan lainnya.
Diketahui, perempuan asal Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten itu ditipu pria yang dikenalnya lewat aplikasi kencan OMI. N harus kehilangan motor miliknya lantaran tergoda rayuan pria yang dikenalnya secara daring itu.
Perempuan asal Pamarayan itu menjadi korban penipuan seorang pria yang dikenalnya secara daring lewat aplikasi kencan 'OMI'. Ia terbuai rayuan pria yang baru saja dikenal melalui aplikasi kencan itu.
Pertemuan singkat usai percakapan melalui aplikasi kencan itu pun berujung pada raibnya satu unit sepeda motor milik korban.
Korban penipuan yang dilakukan pria yang dikenal melalui aplikasi kencan, N mengatakan, peristiwa itu berawal saat dirinya diajak bertemu oleh pelaku di kawasan tambak, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Berita Terkait
-
Modus Buang 'Aura Kotor' Dukun Cabul di Serang Gagahi Korban di Cipocok Jaya
-
Kasus Pemerkosaan Siswi SMK di Serang Banten Mandek 3 Tahun, Polisi Angkat Suara
-
Tiga Tradisi di Banten Masuk Karisma Event Nusantara 2025, Salah Satunya Seba Baduy
-
5 Kandidat Calon Sekda Banten Diajukan ke Mendagri
-
Polda Banten Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek Rp5 T
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang