"Pak Dewan Tolong sampaikan ke Ibu Ratu Zakiyah, Bupati Serang yang baru nanti minta sidak di PT Polyplex Film Indonesia karena terindikasi ada penerimaan tenaga kerja yang berbayar atau ada calo-calo tenaga kerja," kata Dede Rohana kepada awak media.
Usai menerima aspirasi warga tersebut, Dede Rohana kemudian langsung menindaklanjutinya dengan melakukan sidak ke perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur plastik, khususnya film PET itu.
"Karena Ibu Ratu Zakiyah belum dilantik, saya coba tindaklanjuti ke sini, ternyata HR Manajernya ini sahabat saya sama-sama pengurus APINDO kota Cilegon dulunya," ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten itu.
"Katanya ternyata benar, indikasi itu (adanya calo-red) tercium juga oleh pihak manajemen perusahaan dan beliau sedang memerangi itu. Bahkan orang-orang yang terindikasi diberhentikan," papar Wakil Ketua DPW PAN Provinsi Banten itu.
Pria yang kerap disapa Dewan Viral itu juga menegaskan pihaknya akan mendukung upaya pemberantasan calo di PT Polyplex Film Indonesia.
"Kita akan support, kita dukung dan InsyaAllah nanti problem ini kita akan bawa juga ke DPRD Provinsi Banten ke Komisi V, nanti kita sampaikan juga ke DPRD Kabupaten Serang Komisi II berkaitan tentang ketenagakerjaan," ujarnya.
Ia juga menjanjikan akan menyampaikan permasalahan calo tersebut kepada Bupati Serang terpilih Ratu Zakiyah setelah dilantik nanti.
"Saya akan laporkan terkait persoalan ini, apalagi ini menjadi program prioritas ibu Ratu Zakiyah. Beliau ingin bagaimana menghapus pungli tenaga kerja yang meresahkan dan menyulitkan," papar Direktur pemenangan Ratu Zakiyah-Najib Hamas itu.
Lebih lanjut, Dede Rohana memastikan bakal menindak tegas praktek-praktek percaloan di Industri yang berada di Kabupaten Serang.
Baca Juga: Terima Aduan Soal Calo Tenaga Kerja, Dede Rohana Sidak PT Polyplex Film Indonesia
"Pihak perusahaan kita minta menindak tegas yang terlibat, kita juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindak pihak yang terlibat ada pihak perusahaan, ada vendor-vendornya kita akan dalami, supaya tidak ada lagi oknum-oknum calo yang menyakiti hati masyarakat Kabupaten Serang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terima Aduan Soal Calo Tenaga Kerja, Dede Rohana Sidak PT Polyplex Film Indonesia
-
Tolong Wali Kota Serang, Ibu Enam Anak di BAP Bertahan Melawan Kanker Butuh Bantuan
-
Proyek Wisata Gunung Pinang Dihentikan, Pengembang Ngaku Lalai
-
Tawuran Pelajar Berdarah di Serang: Saling Tantang di IG Berujung Tangis di Kantor Polisi
-
Tolak Pembabatan Gunung Pinang, Ratusan Warga Kramatwatu Geruduk Kantor Perhutani
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Banten Targetkan Bangun 18 SMA/SMK Baru hingga 2029
-
Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu
-
Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan
-
Ratusan Ribu Warga Banten Terpapar Influenza A, Dinkes: Penularan Cepat
-
BRI Dekatkan Perbankan ke Pelosok, Ini Contoh BRILink Agen yang Jadi Ujung Tombak di Indragiri Hilir