Scroll untuk membaca artikel
Hairul Alwan
Rabu, 02 April 2025 | 20:03 WIB
Pemberlakuan delay system di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Cilegon, Rabu (2/4/2025). [Yandi Sofyan/SuaraBanten.id]

SuaraBanten.id - Pada hari kedua libur lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 H tepatnya Rabu 2 April 2025 lalu linta menuju jalur wisata Pantai Anyer terpantau dipadati pengunjung dari berbagai daerah.

Lantaran terjadi kepadatan di jalur wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Polres Cilegon memberlakukan Delay system dan one way di jalur wisata yang kerap dikunjungi saat libur lebaran itu.

Kepala Satuan Lalu Lintas atau Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Mulya Sugiharto mengungkapkan kondisi jalur wisata Pantai Anyer terkini pada Rabu, 2 April 2025.

"Lalu lintas menuju Pantai Anyer sangat ramai, namun tetap terkendali. Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas agar perjalanan tetap lancar," kata Mulya dikutip dari BantenNews (Jaringan SuaraBanten.id), Rabu (2/4/2025).

Baca Juga: Antisipasi Kepadatan Libur Lebaran, Jalur Wisata Menuju Pantai Anyer Diterapkan One Way

Mulya mengungkapkan, untuk mengatasi kepadatan di jalur wisata Pantai Anyer, pihak kepolisian menerapkan sistem buka-tutup atau delay sistem di beberapa titik. Salah satunya di simpang Jalan Lingkar Selatan atau JLS Cilegon.

Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara mengatur lalu lintas menuju jalur wisata Pantai Anyer, Rabu (2/4/2025). [Yandi Sofyan/SuaraBanten.id]

"Kami memberlakukan delay sistem di simpang JLS karena arus kendaraan sangat padat. Karena itu, kami mengatur buka-tutup jalur agar lalu lintas tetap terkendali," paparnya.

Untuk mengurangi kepadatan, beberapa jalur alternatif menuju Pantai Anyer telah disiapkan. Pengendara yang melewati simpang tiga Cilegon dapat memilih jalur alternatif melalui simpang tiga arah Mancak yang akan terhubung ke Anyer.

"Selain JLS, masyarakat bisa menggunakan jalur Mancak. Petugas kami sudah ditempatkan di sana untuk mengarahkan kendaraan," jelas Mulya.

Kemudian, jalur Palima-Cinangka kini diberlakukan sistem one way pendek. Hal tersebut dilakukan agar arus kendaraan tetap lancar, baik yang datang maupun kembali dari wisata.

Baca Juga: Penyalagunaan BBM Subsidi di Cilegon Terungkap, 500 Liter Biosolar Diamankan

"Kami berharap masyarakat bisa mematuhi aturan yang diterapkan (pihak kepolisian) agar perjalanan lebih nyaman," ujarnya.

Kata Mulya, ada beberapa jalur yang dapat digunakan untuk menuju Anyer, seperti melalui Cilegon, Palima-Cinangka (Palka), Gunung Sari-Mancak, serta jalur dari Labuhan dan Pandeglang.

"Mayoritas masyarakat memilih jalur Cilegon (untuk ke Anyer), sehingga arus di sana menjadi sangat padat," ungkapnya.

Puncak arus wisata libur lebaran

Pihak kepolisian memperkirakan puncak kepadatan terjadi sejak 1 hingga 3 April 2025, terutama selama libur lebaran yang berlangsung cukup panjang.

Meski demikian, Mulya optimistis arus lalu lintas di jalur wisata Pantai Anyer tetap terkendali jika masyarakat mengikuti arahan petugas.

Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara memberi keterangan kepada awak media di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Cilegon, Rabu (2/4/2025). [Yandi Sofyan/SuaraBanten.id]

"Kami terus memantau jumlah kendaraan yang masuk ke Pantai Anyer. Hingga kini, jumlahnya cukup tinggi, namun yang menjadi kendala utama adalah lahan parkir yang terbatas, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas," pungkasnya.

Lebih lanjut, Mulya mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran perjalanan. Polisi mengimbau pengunjung merencanakan perjalanan dengan baik dan memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan di jalur utama menuju kawasan wisata.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pemberlakuan sistem one way diterapkan lantaran makin meningkatnya volume kendaraan wisatawan dari luar daerah menuju kawasan wisata Pantai Anyer dan Carita.

"Jadi arus lalu lintas menuju objek wisata Anyer cukup padat, termonitor tadi kita sudah melakukan dua kali penarikan arus, mulai dari pukul 08.00 WIB kita lakukan dua kali penarikan," kata Kemas saat ditemui di persimpangan Jalan Lingkar Selatan atau JLS Cilegon, Rabu (2/4/2025).

Kemas kemudian memaparkan upaya yang dilakukan dirinya dan jajaran Polres Cilegon untuk mengantisipasi kepadatan di jalur wisata menuju Pantai Anyer dan Carita.

"Di JLS (Jalan Lingkar Selatan Cilegon-red) kita masih lakukan buka tutup kendaraan, antrian mencapai 1 kilometer ke belakang. Kemudian di PCI juga kita lakukan buka tutup," imbuhnya.

Tak hanya itu, kata Kemas, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Polresta Serang Kota untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas kendaraan dari arah Tangerang yang akan menuju ke Pantai Anyer.

Kata dia, saat ini kendaraan wisatawan dari arah Tangerang menuju Pantai Anyer akan dialihkan menuju Palima Kota Serang saat melintas di Gerbang Tol Serang Timur.

"Ada beberapa yang kita alihkan ke arah Mancak, karena memang Pantai Anyer cukup padat. Dan kita koordinasi dengan Polresta Serang Kota, dan memang arus wisatawan ke arah Anyer dialihkan juga di Gate Tol Serang Timur ke Palima," ungkapnya menjelaskan koordinasi pihak Polres Cilegon dengan Polresta Serang Kota.

Kontributor : Yandi Sofyan

Load More