SuaraBanten.id - Publik di Kota Serang dikejutkan dengan insiden kekerasan yang melibatkan oknum anggota kepolisian. Seorang pelajar berusia 16 tahun, Violent Agra Castillo, kini dalam kondisi kritis setelah diduga menjadi korban pelemparan helm oleh Bripda MA, anggota Ditsamapta Polda Banten.
Menanggapi insiden yang viral ini, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Banten akhirnya angkat bicara, menyampaikan permohonan maaf dan memastikan pelaku akan ditindak tegas.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (24/8/2025) dini hari di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kecamatan Curug, Kota Serang, dan langsung memicu reaksi keras dari masyarakat. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Banten.
Kabid Propam Polda Banten, Kombes Pol Murwoto, secara terbuka mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian yang menimpa Violent Agra Castillo.
Dalam keterangannya pada Kamis (28/8/2025), ia mewakili institusi kepolisian menyampaikan permohonan maaf langsung kepada keluarga korban.
"Kami turut prihatin atas kejadian tersebut, dan mohon maaf atas tindakan anggota kami tersebut. Kami tindak tegas (Bripda MA) sesuai aturan yang berlaku," kata Murwoto.
Permintaan maaf ini menjadi langkah awal institusi Polri untuk menunjukkan tanggung jawab dan meredam gejolak di tengah masyarakat yang mengecam tindakan arogan tersebut.
Sebagai bukti keseriusan dalam penanganan kasus ini, Kombes Pol Murwoto menegaskan bahwa Bripda MA tidak akan lolos dari jerat hukum.
Saat ini, oknum tersebut telah diamankan dan ditempatkan di tempat khusus (patsus) untuk menjalani serangkaian pemeriksaan intensif.
Baca Juga: Laga Dewa United vs Persija Tanpa Penonton, Polda Banten Siagakan Ratusan Personel untuk Penyekatan
Proses pemeriksaan ini mencakup dua pelanggaran serius:
- Pelanggaran Disiplin: Terkait tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur dan etika sebagai anggota Polri.
- Pelanggaran Kode Etik: Menyangkut perbuatan yang merusak citra dan martabat institusi kepolisian.
Murwoto menjamin bahwa proses hukum akan berjalan secara objektif dan profesional tanpa memandang status Bripda MA sebagai anggota kepolisian aktif.
"Penanganan terhadap anggota dilakukan secara profesional dan tidak pandang bulu. Kami menjamin prosesnya berlangsung transparan, akuntabel dan sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
Langkah cepat dengan menempatkan Bripda MA di patsus ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan membuktikan bahwa tidak ada impunitas bagi anggota yang melanggar aturan.
Selain menindak tegas anggotanya, Polda Banten juga menunjukkan itikad baik dengan bertanggung jawab atas kondisi korban.
Kombes Pol Murwoto mengonfirmasi bahwa seluruh biaya pengobatan Violent Agra Castillo selama menjalani perawatan medis di RSUD Banten akan ditanggung sepenuhnya oleh institusi.
Tag
Berita Terkait
-
Laga Dewa United vs Persija Tanpa Penonton, Polda Banten Siagakan Ratusan Personel untuk Penyekatan
-
5 Fakta Kasus Polisi Lempar Helm ke Pelajar: Bermula dari 'Knalpot Brong' Hingga Korban Kritis
-
Polda Banten Akui Anggota Samapta Sebabkan Pelajar Kritis, Terekam CCTV Lemparkan Helm
-
Kota Serang Bebas Sampah? Intip Strategi Cerdas PKK Ubah Limbah Jadi Emas Lewat Bank Sampah
-
Pelajar SMK di Serang Koma, Diduga Dipukul Helm Oknum Polisi Saat Pembubaran Balap Liar
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Local Pride Mendunia! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Kualitas Bintang 5 Juni 2026
-
TPAS Cilowong Membludak! Puluhan Truk Sampah Antre Akibat Jadwal Buang Sampah Bentrok
-
Resmi Turun Mulai 1 Juni! Cek Rincian Harga Baru Solar Shell dan Pertamina Dex
-
Kebakaran Hebat di Sukamulya Tangerang, Satu Orang Tewas Terbakar di Dalam Bengkel
-
Satu Tahun Ratu Zakiyah-Najib, Program Pendidikan dan Kesehatan Tuai Apresiasi Dewan