SuaraBanten.id - Kementrian Perhubungan Republik Indonesia mencatat terjadi penurunan arus mudik libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten menuju Pelabuhan Bakauheuni, Lampung sebesar 20 persen dibandingkan tahun 2023 lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perhubungan atau Menhub RI, Dudy Purwagandhi usai menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga negara lainnya di Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (24/12/2024).
"Kami sampaikan sampai saat ini, jumlah penumpang yang melalui Pelabuhan Merak saat ini sekitar 200.770 orang, kemudian kendaraan sekitar 48.757 kendaraan. Ada sedikit penurunan kurang lebih sekitar 20 persen," kata Dudy di hadapan awak media di Mall Sosoro, Pelabuhan Merak.
Tak hanya di Pelabuhan Merak, Dudy menyebut eskalasi arus mudik di momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 mengalami penurunan di seluruh wilayah di Indonesia.
Meski tak menyebutkan penyebab terjadinya penurunan arus mudik di tahun ini, Dudy memaparkan hal itu terlihat dari jumlah angkutan penumpang semua moda transportasi yang menurun sekitar 19 persen dibandingkan tahun 2023.
"Dapat kami sampaikan, semua moda secara nasional saat ini sekitar 4.496.107 dibanding tahun 2023 itu sebesar 5.596.916, ada penurunan sekitar 19 persen," ujarnya.
Dudy mengungkapkan, penurunan cukup signifikan justru terjadi dari pergerakan kendaraan pribadi dari wilayah Jakarta menuju luar kota bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023.
Dudy memaparkan, pihaknya mencatat sebanyak 17.855.000 kendaraan bergerak dari wilayah Jakarta menuju luar kota melalui jalan tol maupun jalan arteri selama momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. "Jadi memang ada penurunan sebanyak 33 persen dibandingkan tahun 2023," kata Dudy.
Meski demikian, Dudy menyebut saat ini pihaknya tetap menyiapkan berbagai skema antisipasi terjadinya lonjakan kendaraan yang akan menyebrang melalui Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten selama momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Sebut Ada Penumpang Pelabuhan Merak Alami Gejala Stroke Saat Arus Nataru
"Kami siapkan khususnya di wilayah Merak ini, yang pertama kami siapkan adalah buffer zone untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan yang akan bepergian, dan juga pengaturan operasional pelabuhan," paparnya.
"Kemudian pemisahan kendaraan baik yang besar maupun kecil, kemudian delay system juga," Imbuh Dudy Purwagandhi menambahkan pernyatannya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Sebut Ada Penumpang Pelabuhan Merak Alami Gejala Stroke Saat Arus Nataru
-
Strategi Polda Banten Amankan Arus Nataru di Jalur Mudik dan Wisata
-
Jelang Arus Mudik Nataru, KSOP Banten Susun SOP Cuaca Buruk
-
Tekan Angka Kecelakaan di Banten, Harhubnas 2024 Digelar di Pelabuhan Merak
-
Penyelundupan 30 Kilogram Sabu di Interior Mobil Digagalkan, Kurir Ditangkap di Pelabuhan Merak
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti
-
Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City
-
Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka
-
Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman
-
Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan