SuaraBanten.id - Kementerian Kesehatan atau Kemenkes RI mengungkap sejumlah kendala kesehatan para pemudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Hal tersebut diungkapkan Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin saat mengunjungi Pelabuhan Merak.
Dalam lawatannya di Pelabuhan Merak, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya menyiagakan pos kesehatan gratis di sejumlah lokasi termasuk di Pelabuhan Merak selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Budi Gunadi Sadikin menyebut pos kesehatan itu disiapkan untuk melayani masyarakat yang melakuka perjalanan libur Nataru. Ia pun mengungkap ada temuan pemudik yang mengalami struk.
"Saya baru dengar baru masuk sekitar 10 menit yang lalu ada (penumpang mengalami) gejala stroke satu semalam. Kita pos kesehatan di sini (Pelabuhan Merak) membuka jejaring dengan puskesmas terdekat 5 menit (jaraknya)," katanya kepada awak media di Pelabuhan Merak, selasa (24/12/2024).
"Kita juga sudah buka jejaring dengan rumah sakit terdekat Krakatau Medika (jaraknya) 25 menit. Jadi kalau ada apa-apa bisa langsung deliver kaya yang kemarin yang struk bisa dibawa ke sana," imbuhnya.
Budi Gunadi berpesan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatra untuk istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan.
"Pesan saya tidur yang cukup, makan cukup, jangan kelebihan jangan kekurangan. Kalau merasa sesak, merasa pusing cepat-cepat datang ke pos kesehatan untuk diperiksa tekanan darahnya, agar bisa ditangani lebih dini. semoga bapak ibu liburannya lancar, aman dan sehat," imbaunya.
Dalam kesempatan itu, Budi Gunadi Sadikin memastikan kedatangannya di Pelabuhan Merak untuk memastikan masyarakat sehat selama perjalanan, pihaknya telah menyiapkan pos kesehatan gratis di Pelabuhan Merak.
Pos kesehatan itu disiapkan oleh Kemenkes melalui Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banten bersama Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinkes Kota Cilegon.
Baca Juga: Strategi Polda Banten Amankan Arus Nataru di Jalur Mudik dan Wisata
"Operasinya 24 jam dengan dua sift dan kita sudah taro sekitar 78 tenaga kesehatan di sana, kita lihat sudah ada yang masuk lebih dari 50 an," ungkapnya.
Budi memaparkan terdapat beberapa keluahan pasien yang datang ke pos kesehatan yang di antaranya, darah tinggi, pusing-pusing, dan sesak nafas.
"Makanya ketika ibu bapak merasa pusing, sesak, enggak enak badan cepet periksa ke sana, seenggaknya diperiksa tekanan darahnya," pungkasnya.
Dalam lawatan ke Pelabuhan Merak tersebut juga turut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Strategi Polda Banten Amankan Arus Nataru di Jalur Mudik dan Wisata
-
Jelang Arus Mudik Nataru, KSOP Banten Susun SOP Cuaca Buruk
-
Tekan Angka Kecelakaan di Banten, Harhubnas 2024 Digelar di Pelabuhan Merak
-
Penyelundupan 30 Kilogram Sabu di Interior Mobil Digagalkan, Kurir Ditangkap di Pelabuhan Merak
-
Tak Berdokumen, Puluhan Kambing Asal Sumatera Ditolak Masuk Banten
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan