SuaraBanten.id - Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PAN, Dede Rohana Putra bersama puluhan warga menggeruduk Rumah Sakit atau Bethsaida Serang yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Cilegon tepatnya di Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (11/9/2024).
Pria yang kerap disapa Dewan Viral itu datang bersama warga ke Rumah Sakit Bethsaida dengan berkumpul di depan akses masuk Rumah Sakit Bethsaida. Dede Rohana Putra juga menyoroti soal trotoar JLS Cilegon yang dijadikan akses masuk dengan menghilangkan rambu bagi para penyandang disabilitas.
Setelah lama menunggu perwakilan RS Bethsaida, Crazy Rich Cilegon bersama puluhan warga yang ikut bersamanya akhirnya berhasil merangsek masuk ke area lobi rumah sakit. Mereka memprotes pihak rumah sakit lantaran dianggap tidak berpihak kepada masyarakat sekitar dalam penerimaan tenaga kerja.
Dede Rohana Putra mengatakan, ia datang bersama masyarakat setelah banyaknya aspirasi dan laporan masyarakat terkait perekrutan tenaga kerja RS Bethsaida yang dinilai kurang berpihak pada warga sekitar.
"Saya menindaklanjuti banyaknya aspirasi laporan dari masyarakat bahwa banyak sekali penerimaan tenaga kerja di sini berasal dari luar wilayah lokal,sedangkan masyarakat sekitar Methsaida ini banyak yang belum bekerja. Padahal saya dari 2022 hingga 2024 awal sudah titipkan tolong maksimalkan orang-orang lokal, " kata pria yang kerap Crazy Rich Cilegon itu, Rabu (11/9/2024).
Menurut alumnus STIE Al-Khairiyah itu, pihak Bethsaida harusnya memberikan contoh yang baik terutama terkait dengan penerimaan tenaga kerja.
"Ini kan rumah sakit besar, harusnya memberikan contoh yang baik. Nanti manajemen akan kita panggil supaya persoalan masyarakat sekitar yang pada ganggur ini ada solusinya, " jelas mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Cilegon itu.
Pria yang kerap disapa Dewan Viral ini menekankan RS Bethsaida mengutamakan tenaga kerja dari masyarakat sekitar sehingga pengangguran di Cilegon dan Kabupaten Serang bisa berkurang.
Salah seorang warga sekitar bernama Mahmudi mengungkapkan, selama ini pihak Bethsaida tidak pernah memperhatikan atau memberikan peluang kepada masyarakat .
Baca Juga: Temui Konstituen, Dede Rohana Janji Kawal Permasalahan Penggangguran dan Infrastruktur
"Kami berharap warga sekitar mendapat prioritas untuk dipekerjakan, jangan orang luar yang dipekerjakan,"ungkapnya.
Sementara itu, Manajer Humas Rumah Sakit Bethsaida Serang, Joko Sudarso mengungkapkan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang diungkapkan Dede Rohana dan warga sekitar.
"Tentu akan kita tindakalanjuti, tetapi tetap melalui mekanisme persyaratan ketentuan yang kita miliki," katanya kepada awak media.
"Kita ada sop, ada aturan-aturan beberapa skil yang harus dipenuhi. Tapi apapun akan kita respon secara baik yang datang ke sini ,akan kita follow up karena jumlahnya banyak, tapi tidak bisa dalam waktu singkat," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Temui Konstituen, Dede Rohana Janji Kawal Permasalahan Penggangguran dan Infrastruktur
-
Serap Aspirasi Warga, Fajar Hadi Prabowo Siap Wakafkan Diri untuk Cilegon
-
Kapolres Cilegon Imbau Iring-iringan Bakal Calon Wali Kota Cilegon Tak Geber Knalpot
-
Cilegon Ditunjuk Jadi Proyek Percontohan Program Makan Siang Gratis
-
305 Anak Putus Sekolah di Cilegon Kembali Kenyam Pendidikan Lewat Gerakan Sekole Maning Lur
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Cerita Unik Petani Lebak Alih Profesi Saat Kemarau: Dari Ojek hingga Kuli Panggul
-
Tokoh Adat Badui Jaro Saidi Putra Wafat, Sosok Penting di Balik Ritual Seba
-
Modus Dokumen Fiktif, Eks Pegawai Bank BJB Banten dan Rekannya Jadi Tersangka Korupsi Rp8,7 Miliar
-
Satu Kasus Berhasil Diungkap, Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor Viral di Lebak