SuaraBanten.id - Kota Cilegon ditunjuk sebagai pilot project atau proyek percontohan pelaksanaan program makan siang gratis oleh Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas). Hal tersebut terungkap pada acara Pertemuan Dewan Ketahanan Nasional bersama Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dan Penjabat atau Pj Wali Kota Tangerang Nurdin di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon.
"Kami butuh mempersiapkan mekanisme (Program makan siang gratis-red), mulai dari menyiapkan makannya, sampai penyerahan dan pendanaannya. Maka, kami bertemu Wali Kota Cilegon (Helldy Agustian-red) yang penuh inovasi," kata Staf Khusus (Stafsus) Sekretaris Jendral (Sesjen) Dewan Ketahanan Nasional, Taviota Bay.
"Jadi, kami harap hari ini (Kemarin-red) mendapatkan banyak masukan mengenai ini (Realisasi program makan siang gratis-red)," imbuhnya.
Taviota mengungkapkan, pelaksanaan project percontohan program makan siang gratis akan dimulai awal Agustus selama sepekan dan jika pada hari ketiga sudah mampu berjalan dengan baik, maka akan ada dilakukan pemantauan pelaksanaannya langsung oleh tim dari Pusat.
"Kami sangat menyukai banyak ide dari pak wali ini (Helldy Agustian-red), lebih mengedepankan kolaborasi, mulai dari catering sampai kantin sekolah dalam melaksanakan makan siang gratis ini, tentunya tetap diawasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam pemenuhan gizinya," tutur Taviota.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyambut baik kedatangan tim Dewan Ketahanan Nasional bersama Pj Wali Kota Tangerang ke Kota Cilegon.
"Terkait dipilihnya Kota Cilegon sebagai proyek percontohan program makan siang gratis menjadi suatu kehormatan bagi kami. Kami telah memiliki bayangan mekanisme program makan siang gratis ini. Kami akan memulai dari 2 SD (Sekolah Dasar), 2 SMP (Sekolah Menengah Pertama), dan 2 Madrasah Aliyah (MA) untuk kita buatkan mekanisme, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan," katanya.
Dalam hal ini, Helldy mengaku, pihaknya akan membuka kolaborasi antara Pemkot Cilegon, Pemkot Tangerang dan Dewan Ketahanan Nasional.
"Tentu kami membuka segala bentuk kolaborasi bersama Kota Tangerang dan Dewan Ketahanan Nasional selama itu bermanfaat untuk masyarakat Kota Cilegon," akunya.
Baca Juga: Program Realisasi Pembiayaan Super Mikro Amanah Tembus Rp700 Juta
Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin menjelaskan bahwa pertemuan bersama Dewan Ketahanan Nasional, Pemkot Cilegon dan Pemkot Tangerang itu merupakan langkah untuk membuka ruang diskusi terkait pelaksanaan program makan siang gratis.
"Kota Tangerang akan bergerak melibatkan TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Dalam mempersiapkan makan siang gratis ini, Kota Tangerang juga telah menyiapkan Dapur PKK yang dinaungi oleh ibu – ibu PKK," jelasnya.
Berita Terkait
-
Program Realisasi Pembiayaan Super Mikro Amanah Tembus Rp700 Juta
-
Koalisi Gerindra-PKB Genap 8 Kursi, Helldy Agustian Siap Maju Pilkada Cilegon 2024
-
Deklarasi Bacalon Wali Kota di Dapil 1 Paling Ramai, Warga Serukan 'Alawi Wali Kota Cilegon'
-
Camat dan Lurah di Cilegon Diminta Berkompetisi Paparkan Janji Politik dan Program Prioritas
-
Open House Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian Ajak Masyarakat Jaga Solidaritas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi