Andi Ahmad S
Minggu, 06 September 2026 | 21:07 WIB
Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Provinsi Lampung, sampai ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terlihat abu tebal menutup kendaraan di Desa Nagrak, Minggu (6/9/2026). ANTARA/Ahmad Fikri.
Baca 10 detik
  • Pengamat otomotif ITB, Yannes Martinus Pasaribu, memperingatkan pemilik kendaraan pada Minggu (6/9/2026) agar segera membersihkan tumpukan abu vulkanik.
  • Abu vulkanik mengandung silika tajam dan sulfur destruktif yang dapat memicu risiko kerusakan permanen pada kendaraan jika dibiarkan.
  • Pembersihan harus dilakukan secara hati-hati menggunakan air mengalir bervolume besar tanpa spons guna meluruhkan partikel abrasif.

SuaraBanten.id - Pemilik kendaraan diimbau untuk segera membersihkan paparan abu vulkanik tanpa harus menunggu erupsi gunung berapi benar-benar mereda.

Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, memperingatkan bahwa membiarkan abu menumpuk pada kendaraan bisa berdampak fatal.

"Membiarkan abu vulkanik menumpuk di mobil sangat merugikan dan berisiko merusak kendaraan secara permanen, karena abu vulkanik mengandung silika yang teksturnya tajam dan sulfur yang sangat destruktif jika dibiarkan terlalu lama," ujar Yannes, Minggu (6/9/2026).

Dia menyampaikan bahwa partikel silika yang tajam dan bersifat abrasif dapat memicu kerusakan kalau dibiarkan terlalu lama menempel pada kendaraan.

Ia menyarankan pembersihan abu vulkanik yang menempel pada kendaraan dilakukan dengan hati-hati agar partikel silika yang tajam tidak bergesekan dengan permukaan kendaraan dan membuatnya baret.

Menurut Yannes, pemilik kendaraan sebaiknya memulai upaya pembersihan dengan menyiram kendaraan menggunakan air mengalir.

"Dengan dibilas menggunakan air mengalir bervolume besar tanpa sentuhan spons atau lap sama sekali, dapat meluruhkan partikel abrasif secepat mungkin," katanya.

Setelah sebagian besar abu terangkat, pemilik kendaraan dapat melanjutkan pencucian kendaraan secara menyeluruh untuk memastikan abu vulkanik tidak tertinggal di bodi, kaca, dan komponen kendaraan lainnya. [Antara].

Baca Juga: Satelit Lacak Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jabar, Banten dan Jakarta: Warga Wajib Pakai Masker

Load More