SuaraBanten.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon sudah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Online pada 19-22 Juni 2024.
Setelah tiga hari dibuka, pendaftar PPDB Online di Kota Cilegon terutama untuk jenjang SMP Negeri sudah melebihi kuota yang ditetapkan.
Sampai Jumat, 21 Juni 2024 siang, dari 1.584 kuota yang disediakan untuk SMP Negeri dari jalur zonasi, yang mendaftar mencapai 2.895 atau 183 persen.
Kemudian jalur prestasi dari kuota 950 yang mendaftar 972 atau 102 persen, jalur afirmasi dari kuota 474 yang mendaftar 328 atau 69 persen, sedangkan jalur perpindahan orangtua dari kuota 160 baru terisi 51 pendaftar atau 32 persen.
Sementara itu untuk PPDB Sekolah Dasar (SD) juga sudah hampir penuh. Untuk jalur zonasi dari 5.819 kuota yang tersedia yang mendaftar sebanyak 5.768 atau 99 persen.
Kemudian, jalur perpindahan orangtua dari 286 kuota yang daftar 60 atau 21 persen, sedangkan jalur afirmasi dari 839 kuota baru 55 pendaftar atau 7 persen.
Kepala Bidang SMP Dindikbud Kota Cilegon, Suhanda mengapresiasi tingginya animo masyarakat mendaftarkan putra-putrinya ke sekolah. Hal itu berarti ada kepercayaan tinggi masyarakat terhadap pendidikan Kota Cilegon.
"Kami bersyukur sejauh ini tidak ada keluhan dari orangtua yang mendaftar. Secara umum lancar karena kita juga monitoring terus ke lapangan," kata Suhanda, Jumat (21/6/2024).
"Kita tanya ke pendaftar juga alhamdulillah bagus. Kalaupun ada loading itu karena lagi penuh jaringannya," imbuh Suhanda.
Baca Juga: Oplos Gas Elpiji 3 Kilogram Jadi Gas Non Subsidi, Gudang Pengoplosan di Cilegon Digerebek
Berdasarkan data yang masuk sementara, kata Suhanda, hampir semua SMP Negeri di Kota Cilegon sudah memenuhi kuota pendaftaran.
Termasuk sekolah-sekolah baru seperti SMPN 12 di Kecamatan Purwakarta yang sudah mencapai 224 persen dan SMPN 13 di Kecamatan Jombang yang mencapai 150 persen.
"Memang ada beberapa sekolah yang belum mencapai kuota, tapi kami tunggu sampai Sabtu, 22 Juni 2024. Yang jelas kami sudah siapkan operator di sekolah untuk membantu masyarakat mendaftar," papar Suhanda.
Setelah proses pendaftaran, kata Suhanda, pihaknya langsung memverifikasi secara online. Misalnya untuk pendaftar dari jalur prestasi akan diperiksa apakah berprestasi secara akademik atau non-akademik.
"Kita juga periksa jangan sampai yang didaftarkan si A ternyata yang upload datanya bukan dia. Kalau jalur afirmasi kita pastikan yang bersangkutan terdaftar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) di Dinas Sosial," jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengimbau agar proses pelaksanaan PPDB yang dilakukan Dindikbud Kota Cilegon dilakukan dengan baik dan sesuai aturan.
Berita Terkait
-
Oplos Gas Elpiji 3 Kilogram Jadi Gas Non Subsidi, Gudang Pengoplosan di Cilegon Digerebek
-
Camat dan Lurah di Cilegon Diminta Berkompetisi Paparkan Janji Politik dan Program Prioritas
-
Open House Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian Ajak Masyarakat Jaga Solidaritas
-
Finish di Peringkat 4 POPDA XI Banten, Kota Cilegon Jadi Tuan Rumah 2026
-
Wali Kota Cilegon Gransi 'Perbaikan Infrastruktur' Lewat Mantri Jalan Sangat Cepat
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang
-
Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya