SuaraBanten.id - Subadri Ushuludin, politisi PPP mengembalikan formulir penjaringan ke DPC PDI Perjuangan untuk Pilkada Kota Serang 2024 pada Minggu (5/5/ 2024).
Subadri Ushuludin tampil dengan batik merah, hal itu menunjukkan penghormatannya terhadap partai banteng.
“Batik merah ini adalah lambang kebersamaan saya dengan PDI Perjuangan,” ungkap Subadri kepada wartawan.
Mantan Wakil Walikota Serang periode 2018-2023 ini menyatakan bahwa PDI Perjuangan adalah partai pertama dalam pengembalian formulir penjaringan pada Pilkada Kota Serang 2024.
“Ini suatu bentuk keseriusan saya yang akan maju sebagai Bakal Calon Walikota Serang bersama dengan putra-putri Serang yang lain,” ujarnya.
Selain itu, dia juga mengaku bahwa dirinya dengan PDI Perjuangan Kota Serang sudah terjalin keakraban sejak lama.
“Bukan dengan partai lain juga tidak akrab, tapi PDI Perjuangan yang lebih akrab. Maka PDI Perjuangan harus yang dikembalikan formulir yang pertama,” ujarnya.
Terkait komunikasi dengan partai politik lain, ia mengaku sudah terjalin, namun tidak formal.
“Komunikasi sudah tapi tidak formal. Kaya Demokrat, PKB dan lainnya tapi tidak formal. Penjaringan juga belum, yang sudah mengembalikan formulir hanya PDI Perjuangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Serang, Bambang Janoko menyampaikan sudah ada lima kandidat bakal calon yang sudah mengembalikan formulir penjaringan. Akan tetapi, lanjut dia, yang mengembalikan secara langsung baru Subadri Ushuludin.
“Sebetulnya kandidat yang lain sudah mengembalikan formulir hanya saja via online, hanya pak Subadri orang pertama mengembalikan langsung. Kalau yang lainnya seperti Ibu Ria dan Pak Syafrudin informasinya besok,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Politisi PDIP Sentil Jokowi Soal Revisi UU KPK: Sebagai Mantan Presiden Tanggung Jawab Itu Tetap Ada
-
Koalisi Permanen Pro Pemerintah, Hasto Kristiyanto: Bagi PDIP Permanen itu Bersama Rakyat
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Prabowo Larang Keras ASN Cilegon Mudik Pakai Mobil Dinas: Itu Aset Negara, Bukan Milik Keluarga
-
Kejari Telusuri Dugaan Korupsi Pengadaan Mamin Reses di DPRD Cilegon
-
Mudik 2026: Pelabuhan Ciwandan Siap Tampung 5.000 Motor, Lengkap dengan Area UMKM
-
Pamflet Orang Hilang Bergambar Bupati Lebak Beredar, Aliansi Mahasiswa Ungkap Alasannya
-
Nasib THR PPPK Paruh Waktu di Banten Belum Jelas Jelang Lebaran 2026