SuaraBanten.id - Masyarakat diperbolehkan untuk yang ingin berpartisipasi dalam penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) di masa tenang Pemilu 2024. Hal tersebut diungkapkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon.
Sepanjang masa tenang yakni pada 11-13 Februari 2024 Bawaslu Kota Cilegon bersama jajaran di bawahnya gencar melakukan penertiban APK dan BK di seluruh wilayah Kota Cilegon.
Penertiban itu dilakukan lantaran pada waktu tersebut telah memasuki masa tenang Pemilu 2024.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Cilegon, Eneng Nurbaeti mengatakan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam penertiban tersebut dipersilakan.
Hanya saja, APK dan BK yang ditertibkan tersebut harus diberikan ke Panwascam setempat.
"Adapun masyarakat yang ingin bergabung silakan, namun APK dan BK diserahkan ke Panwascam atau PTPS setempat karena akan didata," katanya, Senin (12/1/2024).
Eneng menyampaikan, penertiban APK dan BK yang berlangsung 3 hari ini menyasar spanduk, banner, baliho, billboard yang berisi muatan kampanye caleg dan capres di seluruh wilayah Kota Cilegon.
Dalam praktiknya, Bawaslu Kota Cilegon membagi wilayah operasi mulai dari jalan protokol dan jalan nasional, hingga memasuki setiap lingkungan di 8 kecamatan di Kota Cilegon.
"Hari kedua, kami menertibkan di dua lokasi. Penertiban APK dari spanduk, baliho dan billboard dan yang kedua one way yang terbagi di tiga titik lokasi. Pertama, di JLS, Transmart ada di halte, yang ketiga di sini (perempatan Alun-alun Cilegon-red)," ujar Eneng.
Eneng juga mengungkapkan pada hari pertama penertiban, pihaknya berhasil mengantongi ribuan APK dan BK yang dimuat dalam mobil truk besar.
"Kemarin itu kami sekitar 4 mobil truk besar, jadi lumayan penghitungannya. Kurang lebih ribuan APK dan BK, termasuk billboard yang terpampang di sepanjang jalan protokol dan nasional dan tiap kecamatan," ungkapnya.
Ia berharap hingga hari terakhir pelaksanaan penertiban, seluruh wilayah di Kota Cilegon dapat sepenuhnya bersih dari APK dan BK para caleg dan capres Pemilu 2024.
"Besok kami juga melakukan penertiban APK secara menyeluruh, kita maksimalkan besok itu mudah-mudahan steril dari APK dan BK," tutup Eneng.
Berita Terkait
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Rumah Bocor Malah Usir Pemiliknya: Sengkarut Narasi 'Pindah Negara'
-
Ada Kabinet Bayangan dari Masyarakat Sipil, Mensesneg Singgung Tim Sepak Bola dan Kerja Keras
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Lengkapi Rutinitas Skincare Harianmu, Beli Sunscreen Cetaphil Online Original Hanya di Blibli
-
Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Dukung Pendidikan Lewat Program Ini Sekolahku
-
Modus Pengiriman Paket Ekspres, Polisi Gagalkan Peredaran 3 Kg Ganja di Tangerang
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti