SuaraBanten.id - Tim Resmob Polres Serang menangkap kawanan perampok bersenjata api. Empat dari enam pelaku ditangkap di daerah berbeda setelah pada Jumat 3 November 2023 dini hari lalu merampok warga Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
Keempat tersangka berinisial DF, FF, WP adal Sumatera Selatan dan AA asal Lampung. Ia menggunakan tiga motor dan berbekal senjata api. Pada saat kejadian dua pelaku mencoba mencuri mobil di rumah Jumadirawan.
Aksi pelaku diketahui oleh adik korban yang merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku yang berada di luar rumah. Saat itu satu pelaku berusaha mencuri mobil yang sedang terparkir di depan rumah.
Adik korban langsung membangunkan korban Jumadi yang langsung menghampiri para pelaku. “Saya turun dan salah satu pelaku menegur saya. Dia (pelaku) bilang bilang ‘diam kamu, saya polisi’,” kata Jumadi ditemui di Mapolres Serang, Selasa (9/1/2024).
Pelaku yang mengaku sebagai anggota kepolisian langsung menodongkan pistol dan menembak korban. Pelaku menambak korban di bagian kaki korban. “Saya lari, tapi tiga pelaku lain mengejar saya sambil terus mengejar sambil menembaki saya,” ujar Jumadi.
Korban mengalami 4 luka tembak yakni di bagian tangan dan 1 peluru di bagian pinggul kanan korban. “Saya ditembak dari jarak kurang lebih 3 meter,” ujarnya.
Aksi pelaku mengundang perhatian warga yang tengah ronda malam. Merasa terdesak, para pelaku kemudian memuntahkan peluru ke udara untuk membubarkan warga.
Dua pelaku yang panik kemudian meninggalkan sepeda motor. Mereka sempat menembak ke arah warga untuk menghindari pengejaran. Pada saat yang sama, melintas ojek di jalan utama.
“Palaku menodongkan senjata ke arah tukang ojek itu dan merampas kendaraan untuk melarikan diri,” ujar Kapolres Serang AKBP Wiwin Setiawan di hadapan awak media.
Baca Juga: Banjir Disebut Penyakit Akut Kota Tangerang, Pj Wali Kota Harus Punya Gebrakan!
Berbekal keterangan warga, Tim Resmob Polres Serang menangkap pelaku AA pada Jumat 10 November 2023 di wilayah Tangerang. Di sana polisi menemukan barang bukti hasil kendaraan curian.
Setelah melakukan pengembangan kasus dan menangkap pelaku lain bernisial FF di wilayah Kibin, Kabupaten Serang. Kemudian Selasa 14 November, polisi juga menangkap tersangka WP yang akan kabur ke Lampung. “Kami cegat di gerbang tol Serang Timur,” ujarnya.
Penangkapan berlanjut pada 2 Januari 2023, polisi menangkap tersangka WP di wilayah Mauk, Kabupaten Tangerang. Dari tangan WP polisi mengamankan barang bukti 2 pucuk senjata api jenis FN dan revolver rakitan dan sejumlah peluru.
Dari penyelidikan sementara, para pelaku mendapatkan senjata api dari salah satu DPO yang masih dalam pencarian. Mereka menjual kendaraan hasil curian ke wilayah Tangerang dengan kisaran harga Rp2-3 juta per unit. Mereka telah beraksi di wilayah Jakarta, Banten dan sekitarnya.
Hingga saat ini, polisi masih memburu DPO berinisial JN, AM, DS dan DW. Keempatnya merupakan jaringan yang sama dari Sumatera Selatan.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman 9 tahun. Juga Pasal 365 KUHP terkait pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara. Tersangka juga dikenakan Pasal 480 KUHP tentang penadah hasil kejahatan dengan ancaman pidana 4 tahun.
Berita Terkait
-
Banjir Disebut Penyakit Akut Kota Tangerang, Pj Wali Kota Harus Punya Gebrakan!
-
Daftar Kantor JNT Terdekat di Tanggerang, Ada yang Buka 24 Jam
-
Daftar Pegadaian Syariah Terdekat di Serang, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telpon
-
11 Kepala OPD dan Jabatan Eselon 2 Banten Kosong, Al Muktabar Singgung Penghematan Aggaran
-
Ibu Rumah Tangga di Sawah Luhur Tewas Gantung Diri, Faktor Ekonomi Diduga Jadi Penyebab
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial