SuaraBanten.id - Ratusan emak-emak majelis taklim se-Kota Serang mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo - Gibran guna menjaga dana abadi pesantren di era Presiden Jokowi bisa terus berjalan, Minggu (7/1/2023) di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, Kota Serang.
Pasalnya, dana abadi pesantren menjadi salah satu program unggulan yang dicanangkan Capres Prabowo Subianto dan cawapres Gibran Rakabuming Raka. Mereka berjanji akan menjalankan program tersebut jika terpilih nanti.
Salah satu peserta deklarasi, Hj Rukuah Hambali dari Majelis Taklim Dzikir Jamiatul Umahat mengatakan, dukungan yang diberikan kepada Prabowo - Gibran dikarenakan kedua sosok iti memiliki kejujuran dan komitmen perjuangan memajukan bangsa, salah satunya melalui pondok pesantren.
Untuk itu, diakui Hj Rukiah, pihaknya memiliki keyakinan terhadap Prabowo - Gibran bakal terus menjaga keberlangsungan dana abadi pesantren sebagai langkah menyejahterakan para santri di seluruh pondok pesantren yang ada di Indonesia.
"Kami yakin, jika Prabowo dan Gibran jadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, majelis taklim akan subur, semarak, bermutu dan berdaya sebagai wadah silaturahmi, wadah pendidikan dan pemberdayaan umat yang akan menentukan kualitas bangsa ke depan, terutama bagi santri di pondok pesantren," ungkap Hj Rukiah, Minggu (7/1/2023).
Tak hanya itu, dikatakan Hj Rukiah, sikap Prabowo - Gibran dalam mendukung kegiatan umat Islam di pondok pesantren menjadi alasan lain, terlebih sosok Prabowo - Gibran dinilainya memiliki komitmen terhadap pendidikan karakter dan akhlak.
"Komitmen Prabowo dan Gibran meneruskan dana abadi pesantren tentu jadi bukti kalau mereka peduli terhadap kegiatan umat Islam, terutama bagi keberlangsungan pondok pesantren," ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Santri Milenial Banten, Asmawi Rofiq mengatakan, deklarasi yang dilakukan para jemaah majelis taklim se-Kota Serang menjadi motivasi bagi pihaknya untuk memenangkan Prabowo - Gibran di tanah jawara pada Pilpres 2024.
"Ini tidak hanya euforia semata, melainkan ada beberapa alasan, salah satunya tentang dana abadi pesantren yang jadi program prioritas Prabowo - Gibran," kata Asmawi.
Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Makan Malam Bareng, Ganjar: Itu Sikap Berpihak
Untuk itu, ditegaskan Asmawi, pihaknya akan terus mengawal realisasi dana abadi pesantren yang sudah berjalan di era kepemimpinan Presiden Jokowi untuk terus dilanjutkan di masa kepemimpinan presiden selanjutnya.
"Ini (dana abadi pesantren) yang menjadi perhatian kami untuk memenangkan pasangan Prabowo - Gibran karena jadi salah satu janji politiknya untuk terus dilaksanakan bila terpilih nanti," ungkap Asmawi.
Di tempat yang sama, Pembina Santri Milenial Banten Kh Matin Syarkowi mengungkapkan, program dana abadi pesantren dirasa perlu ada keberlanjutan sehingga programnya pun harus tetap dikawal agar tetap ada.
Karena menurutnya, program dana abadi pesantren dianggap berperan penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan pondok pesantren di seluruh Indonesia.
"Nah kita harus jujur, bahwa perhatian negara terhadap pesantren dimulai sejak Presiden Jokowi, makanya kenapa kemudian kita memilih Prabowo - Gibran, karena Prabowo - Gibran ini visi misinta adalah melanjutkan program Pak Jokowi, maka dipundak keduanya ini kita akan kawal dana abadi pesantren," terang Kh Matin.
Untuk diketahui, dikutip dari laman resmi Kemenag, dana abadi pesantren adalah mandat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Dimana program ini sudah berjalan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Gratis dan Aman! Ini Syarat Titip Kendaraan di Polsek dan Polres Banten Selama Lebaran
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya
-
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Kontingen Anggar Arab Saudi dan Qatar Tak Bisa Pulang dari Jakarta
-
Dukung Program Gentengisasi, BRI Optimalkan KUR Perumahan untuk Tingkatkan Kualitas Hunian
-
Imbas Konflik Timur Tengah, 39 Penerbangan di Bandara Soetta Terpaksa Re-Schedule