SuaraBanten.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru-baru ini terlihat makan malam bareng dengan calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Hal itu nampaknya menjadi sorotan dari banyak pihak.
Bahkan, calon presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo mengatakan bahwa dia tidak mempermasalahkan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto jelang debat ketiga Pilpres 2024.
"Oh saya tidak masalah. Itu sebuah pilihan kok," kata Ganjar dikutip dari Antara.
Walaupun demikian, Ganjar mengatakan bahwa pertemuan-pertemuan yang dilakukan Jokowi sudah menunjukkan keberpihakan dalam Pilpres 2024.
"Oh, kalau buat saya pasti itu sudah menunjukkan sikap berpihak begitu ya. Kalau saya sih biasa saja. Kan memang sudah berpihak," ujarnya.
Untuk itu, Ganjar menyarankan kepada Jokowi untuk menegaskan sikap politik terkait keberpihakan dalam Pilpres 2024.
"Malah lebih baik kalau ditegaskan bahwa 'Ya, saya berpihak'," kata capres nomor urut 3 itu.
Sementara itu, Ganjar menekankan kepada Pemerintahan Jokowi untuk tidak pernah menyalahgunakan kekuasaannya dalam pelaksanaan Pilpres 2024.
"Yang penting tidak akan ada penyalahgunaan kewenangan, kekuasaan sehingga semua kan bisa fair play ya, bisa jurdil (jujur dan adil), begitu. Kalau buat saya, biasa saja," kata mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut.
Baca Juga: Temui Nelayan Hingga Petani di Banten, Emak-emak Teriaki Kaesang "Mas Gibran"
Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan bahwa Presiden Jokowi makan malam ditemani Menhan Prabowo di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (5/1) malam.
"Malam ini, Bapak Presiden rileks sejenak mencoba masakan Nusantara di Rumah Makan Seribu Rasa Menteng. Saat makan malam, Presiden didampingi Menhan Bapak Prabowo Subianto," kata Ari dalam pesan singkat di Jakarta, Jumat (5/1).
Keterangan Ari itu menjawab pertanyaan tentang foto yang beredar di kalangan wartawan, yang menunjukkan Presiden Jokowi berada di sebuah rumah makan dengan Prabowo. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa
-
Masih Berasap, Basarnas Lakukan Pendinginan KMP Batumandi, 89 Kendaraan Diduga Ikut Terbakar
-
16 Penumpang KMP Batumandi Terbakar Alami Luka, Ada yang Patah Tulang dan Gangguan Pernapasan