SuaraBanten.id - Calon Presiden (Capres) nomor uriut 1 Anies Baswedan sesumbar akan menggaransi kebahagiaan masyarakat di Banten dengan memerikan bantuan untuk memperbaiki infrastruktur jalan daerah bila terpilih menjadi presiden di tahun 2024 mendatang.
Hal itu menyusul adanya pertanyaan dari salah seorang mahasiswa yang meminta tanggapan Anies Baswedan mengenai rendahnya indeks kebahagiaan masyarakat di Banten berdasarkan data BPS tahun 2021.
Awalnya, Anies sempat merasa kaget mendapat pertanyaan yang didapatnya. Pasalnya, diungkapkan Anies, persoalan pikiran dan perasaan masyarakat merupakan hal yang berada di luar kendali pemerintah.
Meski akhirnya, Anies pun memaparkan sejumlah visi misi paslon AMIN yang bisa membuat masyarakat di Banten lebih bahagia karena terfokus pada perbaikan infrastruktur, fasilitas kesehatan dan fasilitas pendidikan di Banten.
"Memang negara bisa ngatur perasaan? Setau saya negara tidak bisa mengatur pikiran dan perasaan, tapi negara bisa mengatur tindakan. Karena pikiran dan perasaan itu di luar yang bisa kita masuki, tapi tindakan bisa," ungkap Anies Baswedan di hadapan mahasiswa dalam acara Diskusi Kebangsaan, Kamis (21/12/2023) di Universitas Bina Bangsa, Kota Serang.
"Jadi inshaallah, konektivitas jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan itu akan kita dukung. Boleh liat visi misi kami, itu bukan hanya berdasarkan sektor, tapi berdasarkan daerah. Dan untuk Banten nanti disesuaikan dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Banten sehingga bisa membahagiakan masyarakat Banten," lanjutnya.
Anies menerangkan, masih kurangnya pemerataan infrastruktur jalan hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan di seluruh daerah menjadi persoalan mendasar yang dialami sehingga mempengaruhi terhadap indeks kebahagiaan masyarakat Provinsi Banten.
Bahkan, menurutnya, kesenjangan pemerataan pembangunan antara wilayah bagian barat Banten seperti Tangerang Raya dan bagian selatan Banten seperti Kabupaten Lebak begitu amat terasa signifikan.
"Dan ketika kami sampai di Lebak, kami merasakan gap-nya luar biasa jauh. Bukan sekedar infrastrukturnya aja, tapi periode waktunya itu terasa seperti berapa tahun yang cukup panjang. Kita menyadari sisi barat dan sisi selatan dari Banten, terutama konektivitas jalan. Jadi saya berharap masyarakat Banten bisa lebih bahagia kalau konektivitasnya lebih baik, jalannya lebih baik," jelasnya.
Baca Juga: Mahasiwa: Anies Baswedan Bakal Tunduk ke Ketum Partai dan Oligarki?
"Jadi jangan cuma membangun jalan berbayar, jalan tak berbayar juga harus dibangun dengan baik, apalagi di Banten," imbuhnya.
Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) merilisi indeks kebahagian seluruh daerah di Indonesia. Di mana dalam rilis tersebut, Provinsi Banten berada di urutan pertama sebagai daerah dengan indeks kebahagiaan terendah dengan angka 68,08 persen.
Indeks kebahagiaan di periode 2017-2021 itu diukur menggunakan 3 dimensi, di antaranya kepuasaan hidup (life satisfaction), perasaan (affect) dan makna hidup (eudaimonia).
Berita Terkait
-
Mahasiwa: Anies Baswedan Bakal Tunduk ke Ketum Partai dan Oligarki?
-
Libur Natal dan Tahun Baru, 3 Juta Kendaraan Diprediksi Lewati Tol Tangerang-Merak
-
Aksi Kawanan Pencuri Tenteng Golok Gasak Motor Warga Cantilan Serang Terekam CCTV
-
Anies Baswedan ke Hadapan Mahasiswa di Serang: Jangan Takut Masuk Dunia Politik!
-
Pendukung AMIN Merapat! Hari Ini Anies Baswedan Kampanye di Serang Banten
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
LSPR Bawa Anyaman Bambu Buniayu Tangerang Go Internasional
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta
-
Tanggapi Penolakan Sampah Tangsel, Sekda Banten: Kota Serang Harus Diskusi dengan Warga
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir