SuaraBanten.id - Muhyani (58) warga Ketileng, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang resmi ditahan usai ditetapkan tersangka usai melukai seorang pencuri bersenjata tajam yang dipergokinya tengah berada di dalam kandang kambing milik majikannya hingga membuat si pencuri meregang nyawa, pada bulan Februari 2023 silam.
Berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Polresta Serang Kota dengan nomor : S.Tap/117/IX/RES 1.6/2023/Reskrim tertanggal 19 September 2023, Muhyani resmi ditetapkan tersangka pasal 351 ayat 3 KUHPidana sejak tanggal 15 September 2023. Namun diketahui baru dilakukan penahanan pada Kamis 7 Desember 2023.
Ketua RT setempat Nuraen menerangkan, peristiwa itu bermula saat Muhyani yang akan pergi ke sawah tidak sengaja memergoki seorang pencuri berada di dalam kandang kambing yang dijaganya.
"Kejadian bulan Februari (2023), pas sekitar jam 4 pagi itu ada kejadian di kandang kambing, di situ ada maling masuk kandang, terus di situ ketahuan sama Pak Muhyani," kata Nuraen.
"Di situ Pak Muhyani kaget karena ada orang masuk kandang, pas dicek si malingnya ngeluarin golok dari pinggang, terus di duluin sama Pak Muhyani ditusuk pakai gunting buat metik buah, intinya daripada diserang dulu jadi dia membela diri, nyerang duluan," ungkapnya.
Pasca melakukan penusukan, disampaikan Nuraen, Muhyani sempat berteriak minta tolong dan membuat si pencuri pun melarikan diri hingga membuat warga pun berdatangan ke lokasi kejadian.
Lebih lanjut, kata Nuraen, para warga sempat melakukan pencarian terhadap pencuri yang diketahui sudah mengalami luka di bagian dada, namun tak berhasil ditemukan.
Hingga akhirnya seorang warga yang hendak pergi ke sawah menemukan sesosok mayat tergeletak dengan luka di bagian dada dengan sebilah golok di sampingnya.
"Pak Muhyani teriak minta tolong, terus si maling itu keluar kandang dan kabur. Itu maling berdua, cuma temannya ga masuk (kandang). Pak Muhyani manggil saya selaku ketua RT, itu kondisinya hujan rintik-rintik sekitar jam 4 pagi. Warga langsung ngambil senter, dicari tuh si maling sampe ke jalan raya, tapi ga ketemu," terang Nuraen.
Baca Juga: 890 APK Parpol di Serang Langgar Aturan, Dipasang di Pohon Hingga Fasilitas Pendidikan
"Sekitar jam 6 pagi, ada bapak-bapak mau ke sawah, itu ada penemuan mayat, terus saya samperin ternyata itu tetangga sebelah," imbuhnya.
Nuraen mengaku heran atas sikap dari keluarga si pencuri yang sedari awal menyatakan ikhlas menerima nasib anaknya yang disebabkan oleh perbuatannya, namun justru tiba-tiba melakukan laporan kepolisian.
Menurutnya, saat itu Muhyani mulai diminta untuk melakukan wajib lapor ke Polresta Serang Kota sejak 3 bulan terakhir lantaran adanya laporan dari keluarga si pencuri.
Hingga akhirnya Muhyani pun resmi ditetapkan tersangka dan langsung dilakukan penahanan di Rutan Serang.
"Ya sampai ditetapkan tersangka itu kemungkinan dari bapaknya si maling yang lapor, padahal di awal dia (bapaknya) bilang pasrah karena kelakuan anaknya begitu. Bahkan saat di polsek itu juga bapaknya sempat ngambilin sarung golok anaknya. Awalnya udah legowo, tapi tiba-tiba lapor balik," katanya.
"Wajib lapor itu sejak 3 bulan lalu, tiap Senin dan Kamis, alhamdulillah Pak Muhyani kooperatif, datang terus mau hujan, mau sedang tak enak badan hadir terus. Tapi pas hari Kamis (7/12/2023) itu ditahan, langsung dibawa ke Rutan Serang," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Hadapi Persib Tanpa Penonton, Pelatih Dewa United Kecewa: Layaknya Aktor, Kami Butuh Penonton!
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita
-
Latihan Manasik Jamaah Calon Haji di Tangsel
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Cari Cuan dari Emas Ilegal, 7 Penambang di Kabupaten Lebak Terancam Denda hingga Rp100 Miliar
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M