SuaraBanten.id - Seorang pria yang diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) alias maling motor yang beraksi di Kampung Eurih, Desa Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten diamuk massa, Selasa (14/11/2023).
Maling motor yang beraksi di Anyer, Kabupaten Serang, Banten itu ditangkap oleh warga usai aksinya membawa kabur motor diketahui sang pemilik.
Untunya, nyawa pelaku terselamatkan usai pihak kepolisian dari Polsek Anyer mengamankan pelaku maling motor itu.
Menurut informasi, pelaku curanmor itu diamankan warga di lapangan Mulya Ulung, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten.
Pelaku diamankan usai membawa kabur sepeda motor Yamaha X Ride milik Muhamad Taufik dari rumahnya. Peristiwa pencurian ini terjadi bada Salat Maghrib.
Taufik mengatakan, kendaraan miliknya terparkir di luar rumah dengan kondisi kunci yang masih menempel usai belanja kebutuhan anaknya.
Namun, tak lama Taufik mendengar suara motornya dan menyadari jika kendaraannya dibawa kabur orang tak dikenal.
Taufik kemudian langsung berteriak meminta tolong kepada warga setempat dan memberi tahu jika motornya dibawa maling.
“Saya teriak-teriak sampai ke depan bengkel. Di bengkel saya bilang motor saya dibawa maling dan dikejar sama orang-orang bengkel,” kata Muhamad Taufik dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Rabu (15/11/2023).
Baca Juga: Stadion Maulana Yusuf Rusak, Disparpora Kota Serang Klaim Sedang Perawatan
Sementara, terduga pelaku bersama salah satu pengedara lain yang diduga rekan dari maling motor itu terus berupaya kabur.
Taufik kemudian mendapat kabar jika kendaraannya terlihat di Wiulayah Cikoneng, Kabupaten Serang Banten.
“Karena bensinnya enggak ada, para pemuda itu nunggulah di lapangan Mulya Ulung itu. Ketemulah di situ (langsung diamankan-Red),” ucapnya.
Selanjutnya, terduga pelaku pencurian bersama kendaraan milik korban langsung dibawa ke Polsek Anyer untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan.
Berita Terkait
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Kecil-kecil Jadi Begal: 4 Remaja di Tangerang Diringkus Berikut Pistol Rakitan Kaliber 5,56 Mm
-
Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Wagub Banten Sentil Pusat: Otonomi Daerah Jangan Jalan Setengah Hati
-
Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi
-
Ziarah ke Makam Pendiri Cilegon, Robinsar Ajak ASN Teladani Aat Syafaat
-
Kemiskinan Turun tapi Pengangguran Naik, Helldy Agustian Ingatkan Robinsar-Fajar Jangan Cepat Puas
-
Modus Buang Jin, Oknum Guru Ngaji di Sukadiri Tega Cabuli 4 Santriwati Remaja