SuaraBanten.id - Ada kabar baik bagi para investor di seluruh dunia. Kabar itu yakni, bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Lebak sudah menyediakan lahan 10 ribu hektar untuk pertumbuhan ekonomi baru.
Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Lebak Ajis Suhendi mengatakan, 10 ribu lahan yang disiapkan itu untuk para investor, dengan tujuan menyerap lapangan pekerjaan.
"Kita memastikan kawasan pertumbuhan ekonomi baru nanti dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal," katanya.
Menurut dia, ketersediaan lahan seluas 10.000 hektare tersebut tersebar di Kecamatan Maja, Sajira, Rangkasbitung, Kalanganyar, dan Cileles
Ajis mengatakan Pemerintah Kabupaten Lebak tidak mempersulit bagi investor yang menanamkan modalnya di daerahnya guna mempercepat pembangunan, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran investor itu, lanjutnya, dipastikan mampu menyumbangkan tambahan pendapatan domestik regional bruto (PDRB), sehingga memberikan efek ekonomi cukup besar.
Pertumbuhan ekonomi masyarakat dipastikan bangkit dengan adanya kawasan pertumbuhan ekonomi baru, sehingga melahirkan kawasan industri, jasa, perdagangan hingga transportasi, ujarnya.
"Kami meyakini kawasan pertumbuhan ekonomi baru itu dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat," katanya menjelaskan.
Menurut Ajis, di kawasan pertumbuhan ekonomi baru itu nantinya para investor membangun aneka usaha mulai pabrik manufaktur, suku cadang kendaraan, hingga produk makanan olahan dari perikanan, perkebunan, dan pertanian.
Baca Juga: Akhir Pelarian Ending Toharudin, Pejabat yang Tilap Dana Bantuan Bencana di Wilayah Termiskin Banten
"Para investor melirik Kabupaten Lebak, karena terdapat Jalan Tol Serang-Panimbang dan juga lokasinya sangat strategis, karena berdekatan dengan pusat Ibu kota Jakarta," katanya.
Selain itu, tambahnya, juga terdapat prasarana transportasi rel kereta api, Pelabuhan Cilegon dan Bandara Soekarno-Hatta, serta infrastruktur kelistrikan di Suralaya Cilegon dan Labuan.
Begitu juga, Lebak memiliki pasokan air cukup besar dari kawasan Waduk Karian juga terdapat dua daerah aliran sungai (DAS) Ciliman dan Cidurian.
"Kami tentu memberikan kemudahan bagi investor agar pembangunan Lebak lebih maju dan bisa sejajar dengan wilayah Tangerang Raya," kata Ajis. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola