SuaraBanten.id - Dewi Persik lagi-lagi menjadi sorotan usai melaporkan fans Lesti Kejora dan Rizky Billar (Leslar) ke polisi.
Pemilik goyang gergaji ini mengaku tidak terima atas video seorang wanita yang menghina dirinya viral di media sosial.
Bahkan ia sampai membuat sayembara dengan hadiah uang Rp100 juta bagi yang menemukan sosok wanita dalam video tersebut.
Aksi wanita yang akrab disapa Depe itu, sontak mendapat komentar pro kontra dari beberapa pihak, salah satunya Satria Mulia.
Diunggahan dalam video aku TikTok pribadinya @raja_bangsawan_pataudi, ia mengatakan bahwa sangat menentang dengan aksi Depe melaporkan fans Leslar tersebut.
"Gue sangat menentang Dewi Perssik melaporkan rakyat jelita ke polisi, catet. Terus buat semua ya ini global, gue paling gak demen ya liat artis-artis yang dikit-dikit lapor polisi, pencemaran nama baik, receh guys," ungkap Satria.
Namun, di sisi lain, Satria Mulia mengaku setuju atas pendapat Dewi Perssik mengenai kebebasan berpendapat. Ia menyebut bila tidak semua orang bisa memiliki pendapat yang sama untuk menanggapi sebuah kasus.
"Tapi gue sangat mendukung dan pro ke DP dengan apa yang dia katakan. Itulah kalian netizen rakyat jelita makanya jangan sok-sok bully artis tiba-tiba lu dilaporin stres kan, gak ada duit kan kalian. Kalian ini netizen lucu ya, masak kalian kalau mempertanyakan sebuah pertanyaan kami harus menjawab sesuai otak kalian, ya gak bisa lah," ungkapnya.
"Kami juga artis-artis punya argumen. Terus kalian gak usah ngebully, kalau kalian dilaporin, kecuali kalo gue yang ngebully sesama artis gak papa, gak ngefek, lah kalau kalian, malu kan. Kalau gue ngebully sesama teman seprofesi gue, gue udah tau aliran hukumnya, gue kata-katanya apa yang bisa menjerat, apa yang tidak, gimana gue ngeles," imbuhnya.
Baca Juga: Heboh Leslar Entertainment Bubar, Mantan Manager Ariel Lobster Beberkan Penyebabnya
Unggahan itu mendapat beragam komentar dari netizen, bahkan tak sedikit yang mengaku setuju dengan pendapat Satria Mulia.
"bener tuh bg,AQ seh yess...suka bnget liat komentar Abg ini... (emoji tertawa 2x)," kata akun @R****e.
"TAPI BANG.............ah sudahlah. (emoji tertawa 2x)," ungkap @m****6.
"mbak DP (emoji jempol 2x)," cuit @Aa****ri. "panik (emoji tertawa)," imbuh @PT****TI.
"gua suka sm komenan abang tp maaf ya bang sejujurnya sy gak knl ama abang prnh main di tv mana ya," timpal @Pu****36.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Dituduh Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Polisikan Akun Penyebar Hoaks
-
Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali, Saat Diam-diam Kuliah S1 Psikologi di Jakarta
-
Kuliah S1 Psikologi, Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali
-
Demi Kurban, Dewi Perssik Rela Sewa Private Jet dari Kalimantan ke Jakarta!
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger